Breaking News, Bencana Banjir dan Longsor Hantam Lampung Barat

banner 728x90

infogeh.net, Lampung Barat – Akibat hujan deras yang terus mengguyur sejak beberapa hari lalu, sejumlah wilayah di Lampung Barat mengalami musibah bencana banjir dan longsor.

Bencana longsor terjadi di ruas Jalan Liwa-Sumberjaya tepatnya di Peninggaman, Pekon Bakhu, Kecamatan Batuketulis, Lampung Barat, Minggu, 3 Mei 2020, sekitar pukul 05:00 WIB.

Sejumlah material turun dari tebing setinggi sekitar 9 meter dan menimbun akses jalan nasional penghubung antar kabupaten itu. Longsor itu sempat menghentikan akses jalan lintas sekitar selama tiga jam.

Akses lalu lintas jalan dapat dilalui kembali setelah petugas TNI, Polri, dan masyarakat bahu membahu melakukan upaya pembersihan material longsoran, namun sifatnya darurat. Aparat pekon setempat melalui BPBD dan Dinas PUPR berkoordinasi untuk penanganan evakuasi material longsor selanjutnya kepada petugas yang berwenang.

Longsor juga terjadi di jalan lintas di Pekon Sidorejo, Suoh. Warga setempat kemudian bahu membahu menyingkirkan material longsor.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. BPBD setempat hingga saat ini masih melakukan pendataan. “Untuk di wilayah Suoh kita masih melakukan pendataan,” kata Kabid Kedaruratan BPBD Lambar Mekal Novisa mendampingi Kepala BPBD Ismet Inoni, Jumat, 5 Mei 2020.

Mekal mengatakan untuk penanganan jalan nasional Pemkab Lambar sifatnya hanya menangani kedaruratannya saja.

“Untuk penanganan material dan bersifat permanen merupakan kewenangan pemerintah pusat dan provinsi melalui bidangnya. Penanganan telah dilaksanakan dan siang ini akses jalan sudah normal kembali,” ujarnya.

Selain longsor di jalan lintas itu, secara bersamaan juga terjadi bencana banjir yang menggenangi areal persawahan dan sejumlah perumahan warga di
Pekon Kerang, Kecamatan Batubrak. Kemudian pemukiman masyarakat di Pekon Bedudu, Kecamatan Belalau.

Banjir terjadi akibat Sungai Semangka meluap. Atas musibah banjir itu, sekitar 15 hektare (ha) areal persawahan di Pekon Bedudu tergenang banjir setinggi sekitar 1,5 meter.

Kemudian, di Pemangku 2, Pekon Kerang banjir juga terjadi yang merendam empat unit rumah. Lalu, di Pemangku 3 sekitar 12 unit rumah warga dan satu masjid setempat juga terendam banjir. Seluas 11 hektare sawah dan kebun kopi juga juga terdampak.

Banjir dan longsor juga terjadi di Pekon Tembelang (Bandarnegeri Suoh), Bumi Hantatai, dan Sukajadi (Suoh) mengakibatkan sejumlah perumahan dan fasilitas umum juga ikut terdampak banjir. Selain rumah dan fasilitas umum, banjir juga menggenangi areal persawahan.

banner 1080x1080