Infogeh.co, Bandar Lampung – OKP Se-Bandar Lampung yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Bandar Lampung melaksanakan aksi demo imbas dari keputusan pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi dimasyarakat padahal masyarakat sedang mencoba bangkit dari terpaan pademi covid yang membuat perekonomian memburuk.
Pemerintah Jokowi dianggap tidak solutif terhadap permasalahan rakyat dan cenderung mengeluarkan kebijakan kebijakan yang semakin menyengsarakan rakyat miskin disamping itu pemerintahan Jokowi lebih memilih terus melanjutkan proyek proyek pembangunan yang notabene yang malah menjadi beban nyata dari APBN yang sering digaungkan.
Pada aksi damai yang dilakukan hari ini aksi masa berhasil menemui anggota DPRD Kota Bandar Lampung dan menyampaikan setiap tuntutan yang dibawa atas nama rakyat, dengan isi tuntutan:
1. Mendesak Pemerintah untuk mengusut dan menindak tegas para mafia migas
2. Mendesak Pemerintah mendistribusikan BANSOS secara merata dan tepat sasaran
3. Mendesak Pemerintah untuk mengendalikan harga bahan pokok untuk kembali stabil
4. Tunda Proyek Strategis Negara (PSN) yang tidak berdampak secara langsung pada rakyat dan alihkan untuk kepentingan subsidi BBM
5. Meminta Pemerintah mengoptimalkan penerimaan pajak dan mendistribusikan penuh untuk kepentingan rakyat
Perwakilan Cipayung Plus yang diwakili oleh Andri Efendi (Ketua Umum PD KAMMI Bandar Lampung ) menyampaikan akan memberi waktu beberapa hari saja kepada pemerintah.
“Untuk penyampaian tuntan aksi masa hari ini ke pemerintah kami berikan waktu sampai hari selasa, 13 September 2022,“ katanya.
Andri pun menambahkan, OKP Se-Bandar Lampung atau Cipayung Plus akan terus mengawal kebijakan BBM dari pemerintah sampai berhasil
“Kondisi hari adalah kontemplasi dari berbagai kajian kajian strategis yang menghasilkan tuntutan tuntutan atas dasar suara rakyat miskin” ujarnya.
Masih banyak tindakan dan pemikiran strategis yang akan disuarakan, oleh karena itu diharapkan pemerintahan Jokowi mampu segera menyeselesaikn setiap permasalahan yang membebani masyarakat Indonesia.
Hidup Mahasiswa!
















