infogeh.net, Kalianda – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Partai Gelora) Kabupaten Lampung Selatan dipastikan akan mengikuti kontestasi politik kursi legislatif di Kabupaten Lampung Selatan tahun 2024 mendatang. Bahkan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tersebut, Partai Gelora menargetkan memperoleh satu fraksi DPRD untuk Kabupaten Lampung Selatan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris DPD Partai Gelora Kabupaten Lampung Selatan, Hifni Santori di sela acara OK Gelora yang diselenggarakan oleh Bidang Rekrutmen Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Gelora, minggu (4/4). “Saya bilang ke teman-teman, minimal kita dapat satu fraksi utuh sendiri, kalau target optimal ya tujuh kursi dong, kan kita ada tujuh dapil. Nanti strateginya kita bahas sampai detil, yang spesial juga. misal salah satu stragtegi kami adalah setiap dapil wajib ada minimal tiga caleg yang potensial dan siap berkompetisi sehat untuk meraih suara terbanyak. Kita terbuka saja, nanti syarat menjadi caleg di gelora lamsel salah satunya adalah menyetorkan minimal 300 Kartu Tanda Anggota (KTA) yang telah terverivikasi. Kalau strategi lainnya, jelas tidak disampaikan ke publik, khusus konsumsi pengurus di bidang pemenangan pemilu dan para caleg ,” ungkapnya penuh optimis.
Beliau menambahkan, mulai bulan April 2021 akan mulai merapikan struktur di tingkat kabupaten dan kecamatan dan optimalsasi rekrutmen sampai tingkat desa.
“Kita akan mulai gaspol per april ini. Target kita sampai 2021 ini kita bisa dapat 1000 KTA. Kita juga akan merapikan struktur di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di tingkat kecamatan sampai pada bidang-bidangnya, khususnya bidang rekrutmen dan pembinaan. Insya Allah kita bisa capai target kita dengan cara aktivasi pengurus, menggandeng caleg potensial, dan berbaur dengan masyarakat secara langsung. Saat ini, saya perhatikan masyarakat tidak hanya melihat partai saja tetapi lebih pada melihat sosok atau figur siapa yang inginkan. Selain figur caleg dan programnya, Partai Gelora juga akan masuk ke sektor masyarakat yang lebih luas dengan penawaran program yang dibutuhkan oleh kelompok masyarakat. Juga akan masuk ke kalangan milenial, yang dari pengamatan kami berdasar data Sensus BPS 2020 ada 54% pemilih kaum milenial.” pungkasnya.
















