Pesawaran (gerbangrepublik.com) – Dampak pasca banjir di Kabupaten Pesawaran akibat banjir tak sedikit infrastruktur mengalami kerusakan dari yang berat hingga ringan. Mjenurut catatan sementara Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pesawaran Firman Rusli, Kamis (23/2) bencana banjir ini memang cukup berdampak pada infrastruktur kita, tak sedikit jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir.
” kami masih terus mendata kerusakan yang disebabkan banjir di sembilan Kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran,” jelas Plt Kadis
Hingga saat ini pendataan masih terus dilakukan mengingat kondisi di lapangan belum normal bisa saja data yang ada terus bertambah.
“Ini data yang ada, untuk infrastruktur jalan ada sepanjang 8.800 meter yang rusak, jembatan 15 unit, saluran irigasi 368 meter, tanggul sungai 2.427 meter dan perumahan ada 3.137 rumah warga yang rusak akibat banjir,” jelasnya.
Ditambahkannya, mengenai data yang di dapat itu belum spesifik, karena ada jalan yang masuk kedalam kategori jalan Kabupaten, jalan Provinsi dan jalan Negara,” timpalnya.
Sebelumnya Dinas PU Kabupaten Pesawaran juga telah berupaya untuk mengambil langkah terhadap daerah yang dianggap rawan banjir.
“Tadinya, kita sudah melakukan normalisasi sungai di Kecamatan Marga Punduh dan Punduh Pedada, dan alhamdulillah disana banjirnya tidak terlalu parah dari sebelumnya,” terangnya.
Pasca banjir, Dinas PU akan menginventarisir kembali akses infrastruktur milik Pemkab Pesawaran yang rusak untuk kembali dilakukan pembangunannya. “Kita nanti lihat dulu, mana yang lebih dulu akan dilakukan perbaikan ataupun pembangunan, kita lihat skala prioritasnyas ” jelasnya.
Setelah 14 hari siaga 1, kita juga akan mengajukan proposal kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi untuk meminta bantuan terkait pembangunan infrastruktur yang rusak akibat banjir,” jelasnya.
Di tempat terpisah data yang di himpun Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Rakyat sebanyak 22 rumah hilang terbawa arus banjir, diantaranya Kecamatan Gedung Tataan 12 rumah, Waylima 5 rumah dan Kecamatan Punduh Pidada juga 5 rumah hanyut, meski demikian menurut Sekretaris Fikri, data ini suatu saat bisa berubah karena pendataan di lapangan terus berjalan.(heri)
















