infogeh.net, Natar – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungsari Kecamatan Natar, Lampung Selatan yang baru dibangun dua tahun lalu kondisinya kini kurang terawat. Sarana yang dibangun dengan menelan anggaran sebesar Rp15 miliar itu diperuntukan menampung ratusan ton sampah dari Kecamatan Natar dan Jatiagung.
Setiap harinya sekitar 20 kendaran baik roda tiga maupun roda empat mengantar sampah di TPA Tanjungsari. Meskipun demikian, lahan yang seharusnya menjadi penampungan sampah tidak digunakan sebagaimana mestinya. Sebab, sampah yang baru datang justru memenuhi jalan raya yang seharusnya dapat dilalui kendaran untuk keluar masuk TPA. Sementara itu, untuk mengelola sampah disiapkan satu unit alat berat tetapi tidak pernah difungsikan dan kondisinya berkarat.
Selain itu bangunan kantor yang sejatinya ditempati petugas dari dinas terkait tidak ada di lokasi. Kondisi kantor yang masih baru itu tertutup rapat dan belum ada peralatan kantor di dalamnya. Begitu pula pada pagar beton yang mestinya sudah dibangun sebelum TPA difungsikan, tetapi hingga kini belum rampung dikerjakan.
Kepala UPT TPA Tanjungsari, Iswandra, mengatakan terdapat sekitar 27 kendaraan per hari membuang sampah di TPA tersebut. Sementara itu, untuk kondisi kantor dia mengaku bangunan tersebut belum diserahterimakan dari rekanan proyek, sehingga belum dapat digunakan.
berita sebelumnya dimuat di sini
















