infogeh.co, Bandarlampung – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung segera mendistribusikan 37 ribu dosis vaksin ke 15 kabupaten/kota.
“Vaksin ini disuntikkan secara bertahap. Pemprov Lampung akan bersurat ke Kementan untuk menambah dosis vaksin ke Lampung,” kata Kepala Disnakeswan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, Senin, 27 Juni 2022.
Selain penyaluran vaksin, pihaknya memastikan keamanan pada hewan ternak yang akan dijadikan hewan kurban. Kepastian keamanan itu dengan memberikan sertifikat aman pada hewan ternak.
“Nantinya tiap hewan ternak mendapatkan surat sehat atau sertifikat sehat melalui Dinas provinsi atau kabupaten/kota,” papar dia.
Selain itu, masyarakat juga harus teliti dalam membeli hewan kurban yang layak.
“Pertama perhatikan kondisi tubuh apakah panas atau tidak dan terpenting perhatikan di area mulut apakah berliur banyak, luka sariawan, atau luka di kaki,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim, meminta kepada vaksinator mempercepat penyuntikan vaksin hewan ternak terutama sapi guna mengendalikan persebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
“Populasi ternak kurang lebih 900 ribu ekor. Pemerintah pusat komitmen terus menambah alokasi sesuai jumlah populasi yang ada,” ujarnya.
Sementara, pelaksanaannya terdapat dokter hewan sekitar 130 orang, paramedik 340 orang, petugas kesehatan inseminator 508 orang, penyuluh medik 408.
Penyebaran dosis vaksin hewan ternak se-Lampung:
- Bandar Lampung 300 dosis
- Metro 500 dosis
- Lampung Tengah 7.200 dosis
- Tulangbawang Barat 3.000 dosis
- Tulangbawang 3.000 dosis
- Pesawaran 1.000 dosis
- Mesuji 2.000 dosis
- Pringsewu 1.000 dosis
- Lampung Selatan 6.500 dosis
- Lampung Utara 3.500 dosis
- Lampung Barat 800 dosis
- Lampung Timur 4.500 dosis
- Tanggamus 1.000 dosis
- Pesisir Barat 500 dosis
- Waykanan 2.000 dosis
- UPTD Pembibitan Sapi 180 dosis
- UPTD BIBD Terbanggi 20 dosis
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Lampost.co
















