Gawi Agung Bejuluk Beadek Lampung Tengah Berhasil Dikenalkan

banner 728x90

GERBANGREPUBLIK.COM – (Lampung Tengah). Peringatan hari ulang tahun (HUT) Lampung Tengah ke-71 melahirkan sejarah bagi masyarakat Lampung Tengah. Dari perhelatan Gawi Agung Bejuluk Beadek, Rabu, 19/7/2017, kebudayaan Lampung dari 9 kebuayan Jurai Siwo yang selama ini seolah tenggelam akhirnya berhasil dikenalkan secara luas ke masyarakat.

Sebagai upaya pelestarian budaya Lampung, Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa bakal menjadikan Gawi Agung sebagai even tahunan. Usai menerima gelar adat, Mustafa meminta kepada 311 tokoh masyarakat yang telah diberi gelar adat agar dapat melestarikan budaya Lampung secara luas.

“Selama ini masih banyak masyarakat yang belum mengenal adat istiadat dan kebudayaan Lampung. Kini saatnya, kita tunjukan bahwa kita punya kebudayaan yang patut kita banggakan dan harus kita lestarikan,” ujar Mustafa.

Diikuti ribuan masyarakat dari berbagai elemen, Gawi Agung Bejuluk Beadek berlangsung lancar dan meriah. Acara dibuka oleh tarian kolosal Tali Kiang Anak Tuha oleh pelajar-pelajar Lampung Tengah. Tarian ini menceritakan perjalanan masyarakat Lampung di Lampung Tengah.

Usai pertunjukan tari kolosal, Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa, Wakil Bupati Loekman Djojosoemarto berserta 311 tokoh masyarakat penerima gelar adat diarak dari lapangan Merdeka menuju Gedung Sesat Agung Nuwo Balak lalu dilanjutkan ke Villa Nuwo Tukho Nurdin.

Arak-arak dilakukan dari sembilan kebuayan yakni Nunyai,  Unyie,  Subing, Nuban, Beliuk, Selagai, Anak Tuha,  Nyerupo dan Pubian. Di Villa Nurdin dilakukan prosesi tari penganggik wajib dari 9 marga atau dikenal dengan tari siang, yakni tarian antara laki dan perempuan berpasangan dari 9 kebuayan yang ada.

Usai itu dilanjutkan dengan besekhak beasah, lalu dinaikkan ke kelunjuk untuk melakukan besekhak baru dilakukan beasah atau pangor. Ini menunjukkan bahwa mereka sudah dewasa.

“Usai itu mereka diberi juluk atau nama panggilan anak penyimbang untuk anak laki-laki. Usai juluk dilanjutkan dengan temu dilunjuk dan turun mandi,” terang ketua panitia penyelenggara kegiatan, Muhtaridi Putra Negara.

Muhtaridi melanjutkan, dalam prosesi itu, laki-laki naik lunjuk berpasangan kemudian mereka dinaikkan diatas kepala kerbau dan disiram air. Dilanjutkan musek (suap) terakhir dari saudara dan orang tua, setelahnya baru pemberian adok (nama) untuk perempuan.

Acara dilanjutkan dengan turun mandi atau bersih, dimana laki-laki memegang payan (nampan) dan ambil wudhu untuk bersih-bersih. Lalu disambung dengan kegiatan yang menjadi ciri khas adat Lampung, yaitu unduh buah pinang. Ini menyimbolkan sudah berakhirnya masa lajang.

“Usai turun mandi mereka diarak lagi ke nuwo dengan naik jepano. Kemudian mempersiapkan diri menggunakan kawai balak, kepiah balak dan punduk. Sampai Nuwo dilanjutkan dengan naik dipano berpasangan dan nari ramik, serta nari tuho/tari munggah bumie,” paparnya.

Acara Gawi Agung ditutup di Sesat Agung Nuwo Balak dengan pemberian adok kepada 311 tokoh masyarakat. Mereka diberi adok suttan yang disesuaikan dengan kebuaian untuk menjadi suttan di wilayahnya masing-masing.

Mustafa Dianugerahi Gelar Suttan Jurai Siwo Mergo

Tak hanya 311 tokoh masyarakat, Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa juga mendapatkan gelar baru dari perhelatan Gawi Agung Bejuluk Beadek. Dari gelar adat sebelumnya yakni Suttan Turunan Aji, kini menjadi Suttan Jurai Siwo Mergo.

Muhtaridi Putra Negara yang juga tetua adat Lampung Pepaddun ini mengatakan, pemberian gelar Suttan Jurai Siwo Mergo kepada Bupati Mustafa sebagai bentuk penghargaan atau apresiasi dari 9 kebuayan Jurai Siwo.

“Gelar adat Suttan Jurai Siwo Mergo berarti bahwa beliau (Mustafa-red) adalah penguasa atau raja dari sembilan kebuayan Jurai Siwo di Lampung Tengah. Ini diberikan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan dari sembilan kebuayan kepada beliau,” jelasnya.

Atas penghormatan tersebut, Bupati Mustafa mengucapkan terima kasih kepada 9 kebuayan Jurai Siwo dan tokoh masyarakat melestarikan kebudayaan Lampung.

“Tidak peduli latar belakang suku yang dibawa, diberikannya gelar adat kepada 311 kepada tokoh masyarakat berarti bahwa semua telah menjadi bagian dari keluarga Lampung. Saya minta semuanya melestarikan budaya kita secara luas. Kita kenalkan adat istiadat kita ke nasional bahkan internasional,” tandasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempunyai tanggung jawab dan semangat yang sama untuk mewujudkan Lampung Tengah dari berbagai aspek termasuk dari aspek kebudayaan.

“Kita tinggal di Lampung, lahir dan mencari penghidupan disini. Sudah selayaknya kita bangga dengan apa yang kita miliki. Masih banyak masyarakat diluaran sana tidak mengenal kebudayaan kita, sejarah, makanan khasnya, maupun adat istiadatnya. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, mari kita kenalkan Lampung secara luas,” ujar bupati.

Tokoh Masyarakat Apresiasi Gawi Agung Bejuluk Beadek

Pertama kalinya digelar, perhelatan Gawi Agung Bejuluk Beadek menjadi sejarah tersendiri bagi masyarakat Lampung Tengah. Mengangkat adat istiadat Dan kebudayaan asli Lampung, Gawi Agung Bejuluk Beadek mendapatkan apresiasi dari para tokoh masyarakat.

Seperti yang diungkapkan Ketua DPRD Lampung Tengah H. Djunaidi yang mendapatkan gelar Suttan Ketua Dewan Amangkurat. Menurutnya Gawi Agung Bejuluk Beadek adalah acara yang luar biasa. Dia meyakini perhelatan adat istiadat bisa menjadi alat pemersatu bangsa.

“Luar biasa sekali, ini pertama kalinya di Lampung Tengah. Meski saya bersuku Jawa, tetapi saya dibesarkan di Lampung dan telah menjadi bagian dari Lampung. Dengan adanya pemberian gelar adat, tentunya semakin menumbuhkan rasa memiliki, bahwa saya bagian dari keluarga Lampung,” katanya.

Djunaidi menambahkan, kebudayaan dan adat istiadat juga menjadi identitas bangsa Indonesia yang kuat. Keberagaman yang ada menjadi kekuatan tersendiri bagi bangsa ini. “Karenanya saya harap kegiatan seperti bisa terus dilestarikan. Melalui momen ini, kita bisa meminimalisir perbedaan. Sebaliknya, kita menjadi bangga dengan kekayaan budaya yang kita miliki,” imbuh dia.

Senada disampaikan Kapolres Lampung Tengah AKBP Purwanto Puji Suttan yang menerima gelar adat Suttan Cakra Buana. Ia mengaku bangga telah menerima gelar adat dari kesuttanan adat Jurai Siwo.

“Ini artinya saya telah menjadi salah satu keluarga masyarakat Lampung. Tentunya bangga sekali. Kebudayaan seperti ini harus kita lestarikan. Saya apresiaisi sekali kepada bupati Mustafa yang telah menggagas acara ini. Semoga bisa berkelanjutan,” ucap Kapolres.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kajari Lampung Tengah Nina Kartini, SH., M. H. Menurutnya Indonesia memiliki keberagaman adat istiadat yang patut dilestarikan. Karenanya ia sangat mendukung gagasan Bupati Mustafa untuk menyelenggarakan Gawi Agung sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya.

“Itu adalah hal baik. Saya sebagai salah satu penerima gelar adat Lampung merasa senang dan bangga. Karena dengan begitu Pemkab Lamteng telah melestarikan dan mengabadikan adat istiadat Lampung,” ujar Nina yang mendapat gelar adat Suttan Nimbang Hukum.

Ia percaya pelestarian budaya dan adat istiadat bisa menjadi penangkal paham radikalisme di Lampung Tengah. Selain itu mencegah segala macam kejahatan dan tindak pidana.

“Adakalanya hukum adat lebih tinggi dari hukum negara. Karena hukum adat mengatur daerah adat itu sendiri. Dan melalui kegiatan ini kita bisa menyatukan seluruh suku di Lampung Tengah ini menjadi satu kesatuan,” pungkasnya.

Suttan Jaya Kesuma IV: Lampung Tengah Beruntung Dipimpin Bupati Mustafa

Hadir dalam acara pemberian adok kepada 311 tokoh masyarakat Lampung Tengah, Rabu malam 19/7/2017, Pejabat Kerajaan Skala Brak Kepaksian Bejalan Diway, Suttan Jaya Kesuma IV mengungkapkan rasa bangganya bisa menyaksikan gelaran Gawi Agung Lampung Tengah.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas gelar adat yang diterimanya yakni Suttan Selayar Akbar Puspa Negara. Dia berharap pemberian gelar adat akan meningkatkan persaudaraan masyarakat Lampung dari berbagai kerajaan atau kesuttanan.

“Sebelumnya Pak Bupati Mustafa juga telah diangkat menjadi saudara oleh Kepaksian Bejalan Diway. Dan kini saya hadir menerima gelar adat dari kebuayan Jurai Siwo. Saya harap ini akan semakin meningkatkan kekerabatan yang telah dijalin,” ucap Suttan Jaya Kesuma IV.

Menilik dari sejarah, menurutnya Lampung Barat dan Lampung Tengah memiliki keterikatan yang harus dijaga. “Ada benang merah antara kerajaan di Skala Brak di Lampung Barat dengan 9 kebuayan Jurai Siwo di Lampung Tengah. Untuk itu persaudaraan ini harus terus kita jaga sampai kapanpun,” imbuh dia.

Ia juga mengungkapkan apresiasinya terhadap Bupati Mustafa yang telah menyelenggarakan acara adat yang dapat melibatkan masyarakat dari berbagai elemen.

“Lampung Tengah beruntung memiliki bupati seperti beliau yang mempunyai kepedulian besar terhadap adat istiadatnya. Beliau mau berupaya melestarikan budaya yang dimiliki. Saya apresiasi sekali dan merasa beruntung bisa hadir ditengah-tengah acara Gawi Agung Lampung Tengah,” pungkasnya.(*/rls)

 

banner 1080x1080
news-1701

yakinjp

yakinjp

maujp

wild bandito princess starlight perbedaan cara membangun dunia imajinatif permainan

pengguna kota metro membahas mengapa durasi jam bermain tidak menjamin hasil menguntungkan

mahjong ways kabupaten kutai kartanegara mengulas hubungan desain permainan persepsi pola

sweet bonanza kota ternate peran warna cerah menciptakan daya tarik visual

gates of olympus kabupaten serdang bedagai memahami mengapa multiplier tidak sama kepastian hasil

lucky neko kabupaten lampung selatan perpaduan identitas jepang gaya animasi kontemporer

mahjong wins kabupaten kubu raya mengamati kebiasaan berbagi pengalaman melalui media sosial

wild bandito kabupaten pamekasan bagaimana tema petualangan membentuk identitas visual

princess starlight kabupaten banyuasin menelaah pengaruh musik cahaya terhadap pengalaman digital

sweet bonanza kabupaten kutai timur memahami mengapa hasil sebelumnya tidak menentukan hasil berikutnya

mahjong ways kota banjarbaru membedakan fungsi simbol dekoratif simbol fungsional

lucky neko kabupaten indragiri hulu mengkaji daya tarik simbol keberuntungan perspektif budaya

gates of olympus kabupaten aceh tengah menentukan batas hiburan ekspektasi finansial

wild bandito kabupaten buru selatan mengulas fungsi ilustrasi menyampaikan tema permainan

mahjong pgsoft kabupaten konawe menelusuri transformasi unsur tradisional media digital

pemodelan mahjong ways menganalisis konsistensi frekuensi simbol data simulasi

observasi mahjong ways 2 mengkaji variansi outcome serangkaian percobaan

studi gates of olympus mengulas distribusi multiplier berdasarkan sampel hasil putaran

uji sweet bonanza membandingkan frekuensi kombinasi berbagai sesi

analisis starlight princess meninjau pola distribusi freespin melalui data simulasi

pemetaan lucky neko mengamati fluktuasi simbol interval pengamatan berbeda

simulasi pg soft mengkaji keterkaitan variansi frekuensi outcome permainan

kajian pragmatic play memetakan karakteristik distribusi simbol berdasarkan sampel data

observasi microgaming mengkaji sebaran hasil serangkaian percobaan acak

pemodelan playtech mengevaluasi frekuensi aktivasi fitur khusus sampel data

studi netent menganalisis dinamika volatilitas selama periode pengamatan

analisis mahjong wins memetakan sebaran multiplier serangkaian simulasi

uji bonanza gold membandingkan outcome berdasarkan perbedaan interval pengamatan

kajian scatter hitam mengevaluasi frekuensi aktivasi fitur data permainan

studi game online menganalisis pengaruh persepsi risiko terhadap proses pengambilan keputusan

penelitian teknologi informasi 00000001

penelitian teknologi informasi 00000002

penelitian teknologi informasi 00000003

penelitian teknologi informasi 00000004

penelitian teknologi informasi 00000005

penelitian teknologi informasi 00000006

penelitian teknologi informasi 00000007

penelitian teknologi informasi 00000008

penelitian teknologi informasi 00000009

penelitian teknologi informasi 00000010

penelitian teknologi informasi 00000011

penelitian teknologi informasi 00000012

penelitian teknologi informasi 00000013

penelitian teknologi informasi 00000014

penelitian teknologi informasi 00000015

penelitian teknologi informasi 00000016

penelitian teknologi informasi 00000017

penelitian teknologi informasi 00000018

penelitian teknologi informasi 00000019

penelitian teknologi informasi 00000020

penelitian teknologi informasi 00000021

penelitian teknologi informasi 00000022

penelitian teknologi informasi 00000023

penelitian teknologi informasi 00000024

penelitian teknologi informasi 00000025

penelitian teknologi informasi 00000026

penelitian teknologi informasi 00000027

penelitian teknologi informasi 00000028

penelitian teknologi informasi 00000029

penelitian teknologi informasi 00000030

penelitian teknologi informasi 00000031

penelitian teknologi informasi 00000032

penelitian teknologi informasi 00000033

penelitian teknologi informasi 00000034

penelitian teknologi informasi 00000035

penelitian teknologi informasi 00000036

penelitian teknologi informasi 00000037

penelitian teknologi informasi 00000038

penelitian teknologi informasi 00000039

penelitian teknologi informasi 00000040

penelitian teknologi informasi 00000041

penelitian teknologi informasi 00000042

penelitian teknologi informasi 00000043

penelitian teknologi informasi 00000044

penelitian teknologi informasi 00000045

Volatilitas dan Pola Kemenangan di Bandung Memahami Hubungan Keduanya

Cerita Player Semarang saat Menemukan Simbol Scatter Hitam

Gates of Olympus di Makassar Bagaimana Fitur Tumble Membentuk Dinamika Permainan

Mahjong Wins Palembang Menilik Fitur Free Spins yang Paling Dinantikan

Game PG Soft di Yogyakarta Membahas Faktor di Balik Nilai RTP yang Tinggi

Starlight Princess 1000 di Wilayah Denpasar Mengenal Fitur Multiplier x1000

Pola Gacor dan Tips Bermain Aman Pembahasan untuk Komunitas di Malang

Mahjong Ways 3 Pekanbaru Pengalaman Pemain dalam Memahami Fitur Maxwin

Simbol Scatter dan Wild di Balikpapan Perannya dalam Mengaktifkan Fitur Bonus

Memahami Sistem RNG dan Prinsip Keacakan Putaran dalam Game di Pontianak

Mahjong Wins 3 Batam Membahas Kemunculan Scatter Hitam dan Persepsi Keberuntungan

Tren Gacor Mahjong Ways Kembali Menjadi Perbincangan di Kalangan Player Bogor

Mahjong Wins 2 Surakarta Mengulas Fitur Free Spins yang Menarik Perhatian

Gates of Olympus Versi Bandar Lampung Membahas Momen Maxwin Spektakuler

Tingkat Volatilitas dan Hasil Sesi Permainan Kajian dari Kota Padang

Sweet Bonanza 1000 Wilayah Samarinda Mengenal Mekanisme Tumble Beruntun

Angka RTP Harian di Banjarmasin Memahami Informasi untuk Mengenali Karakteristik Game

Simbol Multiplier dan Petir Zeus di Manado Menelusuri Daya Tarik Elemen Visual

Game Modern di Mataram Mengulas Keistimewaan Fitur Cluster Pays

Strategi Membaca Pola Gacor ala Gamers Profesional dalam Perbincangan di Cirebon

Mahjong Ways Bekasi Mengenal Fitur Free Spins dengan Kemunculan Simbol Emas

Mahjong Wins 3 Wilayah Tangerang Mengulas Fenomena Maxwin yang Tidak Terduga

Volatilitas dan Durasi Bermain di Depok Memahami Pengaruh Karakteristik Permainan

Komunitas Serang Berbagi Pengalaman tentang Fitur Scatter Hitam

Starlight Princess di Purwokerto Faktor di Balik Popularitas Fitur Multiplier Besar

Tren Gacor dan RTP Live di Tasikmalaya Membahas Informasi yang Beredar di Komunitas

Mahjong Wins 2 Jambi Mengulas Momen Menegangkan saat Fitur Free Spins Aktif

Mahjong Ways 2 Bengkulu Memahami Kombinasi Simbol dan Mitos tentang Maxwin

Sistem RNG dan Keacakan Simbol pada Game Online Pembahasan dari Cimahi

Tumble Beruntun di Salatiga Memahami Mekanisme Permainan dan Persepsi Kemenangan Besar

informasi terbaru kabupaten belu 00000001

informasi terbaru kabupaten belu 00000002

informasi terbaru kabupaten belu 00000003

informasi terbaru kabupaten belu 00000004

informasi terbaru kabupaten belu 00000005

informasi terbaru kabupaten belu 00000006

informasi terbaru kabupaten belu 00000007

informasi terbaru kabupaten belu 00000008

informasi terbaru kabupaten belu 00000009

informasi terbaru kabupaten belu 00000010

informasi terbaru kabupaten belu 00000011

informasi terbaru kabupaten belu 00000012

informasi terbaru kabupaten belu 00000013

informasi terbaru kabupaten belu 00000014

informasi terbaru kabupaten belu 00000015

informasi terbaru kabupaten belu 00000016

informasi terbaru kabupaten belu 00000017

informasi terbaru kabupaten belu 00000018

informasi terbaru kabupaten belu 00000019

informasi terbaru kabupaten belu 00000020

informasi terbaru kabupaten belu 00000021

informasi terbaru kabupaten belu 00000022

informasi terbaru kabupaten belu 00000023

informasi terbaru kabupaten belu 00000024

informasi terbaru kabupaten belu 00000025

informasi terbaru kabupaten belu 00000026

informasi terbaru kabupaten belu 00000027

informasi terbaru kabupaten belu 00000028

informasi terbaru kabupaten belu 00000029

informasi terbaru kabupaten belu 00000030

informasi terbaru kabupaten belu 00000031

informasi terbaru kabupaten belu 00000032

informasi terbaru kabupaten belu 00000033

informasi terbaru kabupaten belu 00000034

informasi terbaru kabupaten belu 00000035

informasi terbaru kabupaten belu 00000036

informasi terbaru kabupaten belu 00000037

informasi terbaru kabupaten belu 00000038

informasi terbaru kabupaten belu 00000039

informasi terbaru kabupaten belu 00000040

informasi terbaru kabupaten belu 00000041

informasi terbaru kabupaten belu 00000042

informasi terbaru kabupaten belu 00000043

informasi terbaru kabupaten belu 00000044

informasi terbaru kabupaten belu 00000045

informasi terbaru kabupaten belu 00000046

informasi terbaru kabupaten belu 00000047

informasi terbaru kabupaten belu 00000048

informasi terbaru kabupaten belu 00000049

informasi terbaru kabupaten belu 00000050

sumenep cerita perkembangan istilah maxwin percakapan forum mahjong ways

pembaruan grafis pg soft menjadi topik hangat kalangan pengamat digital singaraja

bandung hingga jakarta perjalanan percakapan komunitas mahjong wins indonesia

gianyar mengulas hubungan istilah populer komunitas identitas visual mahjong ways

nuansa asia klasik karya pragmatic play menarik perhatian pengamat kreatif klungkung

bangli membahas kembalinya mahjong wins 3 percakapan simbol naga scatter

amlapura menyoroti perkembangan tampilan grafis mahjong ways 2 sudut pandang desain

forum digital berbagai wilayah indonesia menghidupkan diskusi mahjong ways

badung mengulas alasan scatter hitam mahjong wins 3 memiliki daya tarik visual tersendiri

mataram membandingkan pendekatan pragmatic play pg soft mengolah tema mahjong

komunitas praya menyoroti perubahan pembahasan putaran gratis mahjong ways

selong tren diskusi mahjong wins tengah munculnya game digital baru

kreator konten tanjung mengangkat cerita perkembangan mahjong ways media sosial

sumbawa besar membahas tiga elemen visual mahjong wins 3 ubin emas naga scatter

komunitas digital semarang menelaah pengaruh animasi terhadap identitas game mahjong modern

yogyakarta menjadi sorotan diskusi perpaduan tradisi asia teknologi game

pengamat surabaya mengulas perubahan gaya ilustrasi seri mahjong digital

makassar membahas peran komunitas online menyebarkan tren konten mahjong

medan hingga palembang perbedaan perspektif penggemar terhadap visual mahjong ways

denpasar menyoroti perkembangan narasi budaya asia desain game mahjong kontemporer

sweet bonanza kabupaten pangkajene kepulauan mengenal mekanisme fitur putaran gratis

gates of olympus kabupaten muara enim perpaduan kisah mitologi teknologi animasi modern

lucky neko kota langsa cara simbol tradisional menyesuaikan diri selera generasi digital

wild bandito mahjong ways kabupaten garut perbandingan dua karakter visual berbeda

warga kabupaten lebak mengkaji cara membedakan klaim permainan informasi memiliki bukti

mahjong wins kota tanjungbalai menelaah fungsi simbol membentuk pengalaman visual

mengapa efek cahaya sering muncul fitur bonus pengamatan kabupaten tapanuli utara

lucky neko kabupaten hulu sungai selatan kombinasi karakter animasi ornamen bernuansa emas

gates of olympus kabupaten aceh besar memahami konsep peluang tanpa bergantung ramalan

sweet bonanza kota gorontalo menelusuri peran desain ceria membentuk identitas game

wild bandito kabupaten halmahera utara eksplorasi tema petualangan format interaktif

mahjong pgsoft kabupaten musi banyuasin perubahan pengalaman pengguna saat bermain melalui layar ponsel

princess starlight kota palangka raya mengulas fungsi cahaya elemen penceritaan

lucky neko sweet bonanza perbedaan pendekatan warna membangun identitas desain

warga kabupaten ende menelusuri pengaruh cerita budaya terhadap pembentukan karakter game digital

mengapa pemain lebih mudah mengingat kemenangan besar penjelasan bias ingatan kota madiun

bukan hanya hiburan warga kabupaten bekasi membahas pentingnya memahami batas pengeluaran digital

mahjong ways kabupaten magetan contoh memahami fenomena ilusi pola hasil acak

gates of olympus kota pagar alam menguraikan kesalahpahaman prediksi hasil permainan

warga kabupaten flores timur mengamati pengaruh notifikasi terhadap perhatian pengguna ponsel

sweet bonanza kota sukabumi membahas perbedaan ekspektasi pengguna peluang

wild bandito mahjong wins mengapa perbedaan desain bisa menarik kelompok pengguna beragam

lucky neko kabupaten tanah laut mengkaji simbol keberuntungan perspektif lintas budaya

literasi digital kabupaten sumbawa memahami rtp agar tidak terjebak penafsiran keliru

princess starlight kota tegal menelaah kontribusi tokoh pengalaman hiburan interaktif

news-1701