Anak Kandung Habisi Nyawa Ibunya

banner 728x90

GERBANGREPUBLIK.COM – ( Tanggamus). Anak Durhaka, itulah yang paling tepat disandang Yudi (23) yang tega menghabiskan nyawa ibu kandungnya sendiri hingga tewas dengan luka di leher Siti Aminah (60) .

Siti Aminah ditemukan tidak bernyawa di rumahnya sendiri, di Dusun Batu Peti, Pekon Ampai, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, Lampung oleh Rahmat Suseno, tetangganya,  (18), Jumat (8/9/2017) malam. Malam itu sekitar pukul 19.00 WIB, Rahmat bertemu Yudi dijalan dusun setempat.

Saat bertemu Yudi, Rahmat  curiga melihat tangan pelaku terdapat darah, sehingga dia menolak saat diajak pelaku ke wilayah bawah (pekon/desa induk yang berada di jalan provinsi Napal—Putihdoh). “Waktu itu Yudi mengajak saya ke bawah, tapi saya enggak mau karena curiga tangannya ada banyak darah,” kata Rahmat.

Atas dasar kecurigaan tersebut Rahmat kemudian mendatangi rumah pelaku dan melihat Siti Aminah ditemukan tergeletak dengan luka leher yang banyak mengeluarkan darah . Mengetahui hal tersebut Rahmat memberitahukan kepada temannya, Mitro (20) lantas diteruskan warga lain dan warga menghubungi Polsek Limau.

Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si, melalui Kapolsek Limau Iptu Rukmanizar mengatakan, saat pihaknya mendapat laporan warga, petugas langsung bergerak ke TKP. “Saat kami tiba di TKP, pelaku sudah diamankan warga setempat kemudian pelaku langsung dibawa ke Polsek Limau,” tutur Iptu Rukmanizar.

Tindakan kepolisian yang telah dilakukan lanjut Iptu Rukmanizar yakni membuat laporan polisi, mendatangi dan membuat sket gambar serta berita acara TKP, mengamankan pelaku, menyita BB, memeriksa saksi-saksi, memotret TKP dan korban, mendatangkan tim medis dan meminta visum.

Sementara berdasarkan keterangan pelaku, mulanya dia berada didapur dan ibunya berada diruang tamu sambil tiduran, lalu dia memanggil ibunya terjadilah percekcokan hingga dan terjadi peristiwa pembunuhan terasebut.

“Setelah ibunya tergeletak, pelaku pergi meninggalkan TKP, kemudian di jalan tidak jauh dari rumahnya pelaku bertemu saksi Rahmat”, ujar Kapolsek.

Saat ini pelaku berikut barang bukti yang dapat disita berupa sebilah golok panjang 30 cm bergagang kayu berikut sarung kayu, baju warna coklat, kain kebaya warna coklat berlumuran darah korban, sendal jepit sebelah kiri warna orange terdapat darah dan baju kaos biru serta jelana Levis biru terdapat bekas darah milik pelaku. Saat ini pelaku ditahan di Polsek Limau guna penyidikan lebih.( say)

banner 1080x1080