Demo Anarkis Ratusan Anggota Ormas GMBI Diringkus Polda Jabar

banner 728x90

Jawa Barat (Radarnusantara.co)- Polda Jawa Barat (jabar) melakukan tindakan tegas dan terukur kepada para pengunjuk rasa Lembaga Suwadaya Masarakat (LSM) Gerakan Masarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang melakukan unjuk rasa anarkis dan merusak di sejumlah titik fasilitas umum serta fasilitas negara.

Terjadi dengan aksi demo yang berakhir ricuh karena adanya ketidakpuasan terhadap penanganan kasus pembunuhan yang terjadi di Karawang pada bulan November lalu. Dimana kasus tersebut sudah ditangani dan diselesaikan serta sudah dikirim berkasnya ke JPU dan sudah tahap dua, jadi pengiriman tersangka dan Barang Bukti sudah dikirim.

“Polda Jabar serius menangani laporan kasus tersebut dan kasus – kasus lainnya secara hati – hati dan profesional. Polda Jabar bekerja bukan karena berada dalam tekanan ormas maupun apapun, dan bagi siapa saja yang berbuat anarkis atau kriminal akan dilakukan tindakan tegas,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo di Mapolda Jabar, kamis (27/1/ 2022).

Selanjutnya dijelaskan dengan kejadian tersebut, Polri melakukan tindakan tegas untuk menjaga kewibawaan Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai institusi Negara.

Adapun kerusakan yang terjadi di Polda Jabar saat ini yaitu gerbang pintu keluar roboh, satu kolom pagar baja patah, 64 kepala pagar patah, tiga pagar patah, lima lampu taman rusak, rambu-rambu tanda dilarang parkir, teralis, penyangga dudukan, hingga taman depan Polda ruksak juga banyak tamanan yang di cabut, batu-batu besar di lemparkan kedalam mako Polda Jabar, serta botol kaca dengan pecahannya.

 “Polda Jabar telah mengamankan kurang lebih 725 orang, 301 diantaranya bertato, 24 residivis, kemudian turut diamankan barang bukti ranmor R4 sebanyak 85 unit, R2 sebanyak 193, sebagian diantaranya telah dilakukan pengecekan terhadap data kendaraan dan ditemukan 76 yang memiliki data kendaraan yang tidak sesuai, dan dari hasil penggeledahan ditemukan 6 orang yg membawa senjata tajam (sajam),” ujarnya.

Seluruh pengunjuk rasa aksi demo anarkis yang di tangkap tersebut dilakukan pemeriksaan narkoba, ditemukan 16 yang positif narkoba.

“Guna mengantisipasi situasi Kamtibmas telah di instruksikan kepada seluruh jajaran satuan kewilayahanya untuk melakukan razia dan pemantauan terhadap aktivitas ormas GMBI di wilayahnya masing- masing secara tegas agar tidak menimbulkan permasalahan kamtibmas di masyarakat,” katanya.

Polda Jabar juga saat ini melakukan pencarian actor intelektual yang menginisiasi kegiatan serta memprovokasi timbulnya tindakan anarkis dari pengunjuk rasa tersebut.

“Polri menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan isu dari situasi ini dan lainnya,” tutur Kabid Humas Polda Jabar. (Rick)

banner 1080x1080