infogeh.com, Lampung – Empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lampung masuk daftar penutupan permanen oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Keempat dapur tersebut merupakan bagian dari 833 SPPG di Indonesia yang tengah dievaluasi BGN di bawah kepemimpinan Kepala BGN Sudaryono.
Kasubbag Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Lampung-Bengkulu, Fitra Alfarisi, mengatakan pihaknya masih memverifikasi identitas dan lokasi empat dapur yang masuk daftar penutupan permanen tersebut. “Setahu saya empat, tetapi saya masih pastikan lagi.
Informasi yang saya terima mayoritas berada di Lampung Timur, sempat ada juga yang menyebut satu di Lampung Tengah. Ini masih kami cek kembali,” kata Fitra saat dikonfirmasi, Selasa (28/7/2026).
Fitra mengatakan, pihaknya juga masih menunggu petunjuk teknis dari BGN mengenai mekanisme penutupan permanen tersebut. Menurut dia, belum diketahui apakah status permanen berarti dapur tidak dapat beroperasi kembali atau hanya berupa penghentian operasional yang disertai pembekuan pendanaan.
“Saya belum memahami secara utuh konteks permanennya seperti apa. Kami masih menunggu arahan resmi dari pusat, apakah benar-benar ditutup total atau hanya penghentian operasional beserta pembekuan virtual account,” ujarnya.
Penjelasan mengenai mekanisme tersebut kemungkinan disampaikan BGN dalam rapat koordinasi dalam waktu dekat.
















