Asal-usul dan Krakatau Purba!!

banner 728x90

Gunung Krakatau adalah gunung berapi aktif di Selat Sunda yang terkenal karena letusan dahsyatnya pada tahun 1883 yang menewaskan puluhan ribu orang dan memengaruhi iklim global.

Asal-usul dan Krakatau Purba

Krakatau merupakan kepulauan vulkanik yang terbentuk dari aktivitas gunung berapi di Selat Sunda, antara Pulau Jawa dan Sumatra. Sebelum Krakatau modern, terdapat Krakatau Purba yang diperkirakan memiliki tinggi sekitar 2.000 meter dan diameter 11 km. Letusan Krakatau Purba, diperkirakan terjadi pada tahun 535 M, sangat dahsyat hingga memisahkan Pulau Jawa dan Sumatra, membentuk Selat Sunda, serta memusnahkan peradaban Pasemah Lampung dan Salakanegara Banten selama 20-30 tahun. Letusan ini meninggalkan kaldera besar di bawah laut, yang kemudian membentuk tiga pulau vulkanik: Pulau Rakata, Pulau Panjang, dan Pulau Sertung.

Letusan-letusan Penting

Sejarah Krakatau mencatat beberapa letusan sebelum 1883, termasuk pada tahun 416 M, abad ke-3, 9, 10, 11, 12, 14, 16, 17, dan 1680. Letusan paling terkenal terjadi 26-27 Agustus 1883, yang dikenal sebagai salah satu bencana vulkanik terbesar di dunia. Letusan ini menghasilkan awan panas, tsunami, dan hujan abu yang menewaskan sekitar 36.000 orang. Suara letusan terdengar hingga Alice Springs, Australia, dan Pulau Rodrigues dekat Afrika, sejauh 4.653 km. Daya ledaknya diperkirakan setara dengan 30.000 kali bom atom Hiroshima.

Baca Juga Yuk :  Lucifer, Iblis, dan Azazel: Tiga Sosok Misterius yang Sering Disamakan, Padahal Beda Banget!

Dampak dan Pembentukan Pulau Baru

Letusan 1883 menghancurkan sebagian besar puncak Krakatau, meninggalkan kaldera yang kemudian melahirkan Anak Krakatau pada tahun 1927, yang terus aktif hingga kini. Saat ini, kawasan Krakatau terdiri dari empat pulau kecil: Pulau Rakata, Pulau Anak Krakatau, Pulau Sertung, dan Pulau Panjang. Letusan ini juga memengaruhi iklim global, menurunkan suhu bumi, dan menyebabkan langit gelap di berbagai belahan dunia.

Baca Juga Yuk :  Lucifer, Iblis, dan Azazel: Tiga Sosok Misterius yang Sering Disamakan, Padahal Beda Banget!

Karakteristik Gunung Krakatau

Krakatau unik karena berada di tengah laut, dengan sebagian besar tubuh gunung berada di bawah permukaan air. Gunung ini terbentuk dari gabungan beberapa kerucut vulkanik, termasuk Gunung Danan, Gunung Perbuwatan, dan Gunung Rakata. Letusannya tidak hanya menimbulkan gempa vulkanik dan material vulkanik, tetapi juga tsunami karena lokasinya di tengah laut.

Krakatau tetap menjadi simbol kekuatan alam yang luar biasa dan menjadi objek penelitian ilmiah hingga saat ini, terutama terkait aktivitas vulkanik dan mitigasi bencana.

banner 1080x1080