infogeh.net, Bandar Lampung – Mandeknya proyek perbaikan jembatan di Pulau Pasaran, Kota Bandar Lampung mandek sejak akhir 2021 lalu diklaim karena kondisi air laut yang sedang surut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan menjelaskan, pemasangan tiang pancang jembatan tersebut harus menggunakan ponton alias kapal datar yang mengandalkan pelampung untuk tetap mengapung.
Kondisi air laut yang surut, kata dia, menjadikan ponton tidak bisa bergerak dan pengerjaan tidak bisa dilanjutkan.
“Hanya terkendala alam saja, tetapi pengerjaan akan tetap berlanjut,” ungkapnya, Senin, 10 Januari 2022.Ia memastikan, tidak ada kendala dalam penyediaan anggaran maupun bahan yang dibutuhkan. Pengerjaan akan kembali berjalan ketika air laut mulai pasang.
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Lampost.co
















