Program Minyak Goreng Rp14 Ribu/liter Mulai dijual di Pasar Tradisional Lampung Mulai Besok

banner 728x90

infogeh.co, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan program minyak goreng satu harga akan diberlakukan di pasar tradisional mulai Kamis, 27 Januari 2022, besok.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung, M. Zimmi Skil mengimbau masyarakat sudah tidak perlu lagi khawatir kehabisan stok. Pasalnya, minyak goreng dengan banderol Rp14.000/liter itu bisa dibeli di mana saja.

“Mulai besok tidak hanya tersedia di minimarket, tetapi juga di pasar,” kata dia, Rabu, 26 Januari 2022.

Ia pun menjelaskan bahwa pedagang tidak akan dirugikan dengan kebijakan ini. Pasalnya, stok minyak goreng dengan harga pembelian tinggi yang dimiliki pedagang bisa ditukar kembali ke produsen.

Baca Juga Yuk :  Tarung uang ❌ Tarung pikiran ✅

“Karena ini kebijakan dari pemerintah pusat, maka pedagang bisa menukarkan minyak goreng yang harganya tinggi ke produsen tempat ia membeli,” papar dia.

Sementara terkait kelangkaan stok minyak goreng satu harga di sejumlah minimarket di Bandar Lampung, ia menyebut hal itu disebabkan keterlambatan distribusi dari produsen asal Palembang dan Jakarta.

“Stok di tiap mini market dua sampai lima kardus yang masing-masing dus berisi 12 buah ukuran 1 liter. Penerapan penjualan minyak goreng ini juga tidak ada batasan waktu, selagi masih ada stok langsung bisa dijual,” katanya.

Disperindag bersama dengan perwakilan toko ritel disebut telah mengadakan rapat dan memberikan imbauan agar pengisian stok minyak goreng bisa kembali teratur.

Baca Juga Yuk :  Tarung uang ❌ Tarung pikiran ✅

“Jangan hanya dijual ke kerabat. Jangan sampai juga ditemukan ada yang tersimpan di gudang lama-lama. Kami sudah menyampaikan ke manajer yang ada di Lampung supaya menegur gerai jika terbukti menimbun,” katanya.

Jika menemukan hal yang dianggap janggal, warga bisa melaporkannya langsung ke Disperindag Lampung melalui nomor 081212359337.

“Pengawasan bisa langsung ke hotline, dan jjika terbukti ada penimbunan, nanti akan diteruskan ke pihak kepolisian,” kata dia.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Lampost.co

banner 1080x1080