GR (LAMPUNG TIMUR)- Bupati Lampung Timur dan dan Wakil Bupati Lampung Timur angkat bicara terkait Maraknya kekerasan terhadap anak dan Perempuan yang ada di Lampung Timur Belakangan ini. Hal ini disampaikan Bupati Chusnunia saat acara Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan ( Musrenbangcam) tahun 2018 di Kecamatan Sribawono dan kecamatan Way Jepara (26/01/18).
Di hadapan para.peserta Musrenbang di kecamatan Bandar Sribawono Chusnunia mengatakan”Anak adalah Aset Bangsa dan Masa depan kita.
Saya mengecam keras atas tindakan kekerasan terhadap anak baik secara pisik maupun Seksual.
apa lagi yang melakukan adalah orang terdekatnya, bahkan ada kejadian yang pelakunya adalah Ayah Kandungnya.”
“Kita Juga terus melaksanakan Program – program Desa Ramah Anak,Pendampingan termasuk Fhisikologinya. juga melalui Dinas PPDALDUK kita juga ada program yang berkaitan dengan pemberdayaan/pendampingan perempuan dan Anak”ujarnya bersemangat
“‘Jadi Mohon agar seluruh kepala desa dapat membuka pintunya Lebar – lebar bagi PPDALDUK dalam pembentukan Forum anak dan Program – program Lainnya,Demi dan untuk masa Depan anak – anak Kita” Harap Chusnunia
Terpisah di Aula kecamatan Way Jepara Wakil Bupati Lampung Timur Zhaiful Bukhori merasa Geram atas kejadian Ayah yang memperkosa anak Kandungnya.
“Ini kejahatan Luar Biasa kelakuannya sudah melebihi Hewan yang ada di jalan – jalan”ujarnya Geram
“Kami atas nama Pemerintah Lampung Timur meminta agar pelaku di hukum yang seberat beratnya,Bila perlu di hukum kebiri” tambahnya yang di beri Aplause seluruh Hadirin.
Perlu di ketahui bahwa di bulan januari 2018 telah terjadi 12 kasus kekerasan dan pencabulan terhadap anak di bawah Umur Yang pelakunya kebanyakan orang dekat korban.(KEMAS)

















