CCTV Tewasnya Mahasiswi Cianjur Diduga Ditabrak Konvoi Polisi: Mobil Sedan Audi Berjarak 8 Mobil dari Konvoi Polisi

banner 728x90

infogeh.co, Cianjur – Polisi telah menyatakan mobil sedan merek Audi menyusup rangkaian mobil rombongan pejabat teras Polri lalu menabrak (atau melindas) Selvi Amalia Nuraeni (19 tahun), mengakibatkan mahasiswi Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur itu tewas.

“Penabrak mahasiswi tersebut adalah pengemudi yang mengendarai sebuah mobil sedan merek Audi, dan mobil itu bukan rangkaian dari pengawalan Polri. Mobil itu menyusup di pengawalan kemudian menabrak,” kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Rabu (25/1).

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan menjelaskan lebih detail soal Audi itu. “Korban meninggal akibat terlindas ban bagian kanan, dari salah satu mobil dari arah berlawanan. Diduga mobil itu secara liar mengikuti iring-iringan, jadi bukan bagian dari rombongan polisi,” ujarnya.

Doni menyebut mobil tersebut sempat dikejar oleh salah seorang pengendara yang berada di lokasi.

“Sempat dikejar dan diberhentikan oleh warga, isi mobil itu ada tiga orang. Laki-laki, perempuan dan seorang anak. Tapi dilepas lagi oleh yang mengejar tanpa mencatat identitasnya. Ini kita masih dalami,” jelasnya.

Doni juga memastikan pelat nopol mobil Audi, yaitu B 1482 QH adalah palsu. Hal ini berdasar pengecekan, nopol itu tidak terdaftar atas jenis sedan.

Kuasa hukum keluarga korban, Judi Junadi, mengatakan polisi dalam jumpa persnya menyebutkan bahwa yang menabrak Selvi adalah Audi hitam bernomor polisi B 1482 QH.

“Sementara, kita mencurigai bahwa yang menabrak korban hingga tewas, yakni mobil Toyota Kijang Innova warna hitam bernomor polisi K 1089 GG, yang tergabung dalam rangkaian rombongan polisi yang menuju ke lokasi TKP pembunuhan berantai Wowon di Ciranjang, Jumat (20/1) lalu,” kata Judi, kepada wartawan, Kamis (27/1).

“Kan, sudah jelas, kepolisian sudah menyebutkan jenis dan nopol kendaraannya (Audi). Tinggal selidiki saja ke Regident apakah nomor kendaraan yang di gunakan sedan Audi warna hitam ini palsu atau bukan peruntukan untuk kendaraan jenis sedan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Judi, polisi juga bisa memeriksa kendaraan Toyota Kijang Innova berdasarkan versi dari keluarga korban.

“Mobil Toyota Kijang Innova yang juga diduga penabrak korban bisa dilakukan pemeriksaan oleh labfor dengan goresan yang ada pada body mobil tersebut,” tandasnya.

Judi menambahkan, pihak keluarga korban mencurigai mobil Toyota Kijang Innova warna hitam itu sebagai penabrak korban berdasarkan hasil pengumpulan bukti.

“Innova ada di dalam rangkaian pejabat kepolisian, ada di TKP Wowon, ditemukan goresan pada body Innova yang bisa di cek ke labfor dan Innova tersebut ditinggal di Ciranjang (TKP Wowon) dan baru diambil sekitar pukul 22.00 WIB,” tandasnya.

Berita ini telah lebih dulu ditebritkan di halaman resmi Kumparan.com

banner 1080x1080