infogeh.net, Lampung Barat – Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Bidang Wilayah II Liwa, Resort Suoh mendatangkan mahout atau pawang untuk menghalau kawanan gajah.
Kelompok Gajah masih berkeliaran di sekitar Talang Gajah, Pekon Bumi Hantatai, Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS), Lampung Barat.
Kepala TNBBS Resort Suoh Sulki mengungkapkan, kawanan gajah tersebut saat siang berada di hutan. Namun sore hari hingga malam, keluar dan memasuki lahan garapan masyarakat.
“Kondisinya memang masih berbahaya. Kami khawatir kawanan gajah tersebut menyeberang ke wilayah Sekincau. Karena itu kami sudah berkoordinasi dengan pihak WCS meminta mahout turut serta bersama Satgas Penanganan Konflik Gajah untuk melakukan penghalauan,” kata Sulki, Senin (22/2).
Sulki mengungkapkan, kawanan gajah ini cukup agresif. Karena itu masyarakat yang memiliki lahan garapan diimbau waspada.
Selain itu, Sulki meminta warga tidak menghalau gajah tanpa koordinasi dengan satgas. Sebab ini bisa membahayakan keselamatan.
“Kami juga minta kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas di lahan garapan. Sebab terkadang kawanan gajah ini muncul tiba-tiba,” tegasnya.
Dan Minggu malam (21/2) ada rumah warga yang dirusak oleh kawanan gajah. Total 50 unti rumah yang rusak parah.
“Tadi malam kawanan gajah tersebut masuk ke lahan garapan warga dan menuju permukiman. Ada dua rumah warga yang rusak parah. Saat ini total 50 rumah yang rusak,” kata juru tulis Pekon Bumi Hantatai Darsim.
















