infogeh.co, Cirebon – Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa di kota Cirebon Jawa Barat pada Kamis (7/4/2022) berakhir ricuh. Kericuhan di gedung DPRD Kota Cirebon, setelah beberapa kali mahasiswa dan polisi terlibat saling dorong.
Bahkan mahasiswa melempari petugas dengan air mineral. Mahasiswa juga membakar ban bekas dan memblokade jalan Siliwangi Kota Cirebon. Mahasiswa dalam orasinya menolak masa jabatan presiden 3 periode serta tolak kenaikan BBM dan juga tolak penundaan pemilu.
Kericuhan ini terjadi saat ratusan mahasiswa memaksa merangsek masuk gedung DPRD Kota Cirebon Jawa Barat. Dalam aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa, terjadi beberapa kali dan terjadi aksi saling dorong dengan petugas dalmas dan juga brimob. Sejumlah mahasiswa bahkan melempari petugas dengan menggunakan air mineral.
Massa ingin menemui ketua DPRD Kota Cirebon dan menolak jika ditemui perwakilan anggota DPRD Kota Cirebon.
Sebelum aksi ini ricuh, mahasiswa membakar ban bekas di depan gedung DPRD Kota Cirebon dan menutup jalan Siliwangi.
Kordinator aksi mahasiswa, Andito Galih mengatakan wacana masa jabatan presiden tiga periode dan penundaan pemilu dianggap melanggar konstitusi.
“Kami ingin DPRD Kota Cirebon menolak penundaan pemilu dan perpanjangan masa periode presiden RI,” kata dia.
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com
















