Demo Tolak Kenaikan BBM di Depan Gedung DPR Jakarta, Polri Kerahkan 3.000 Personel

banner 728x90

infogeh.co,Jakarta – Sejumlah elemen masyarakat berencana menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) hari ini. Polri menyatakan bakal mengamankan aksi demo tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin mengatakan, ada 4 elemen yang menyuarakan penolakan terkait kenaikan harga BBM.

“Sementara di Jakarta Pusat ada beberapa elemen kalau enggak salah sekitar 11 elemen tapi yang menyuarakan kenaikan BBM hanya 4, unjuk rasa lainnya selebihnya bukan BBM, ada soal perumahan dan lain-lain,” kata Komarudin saat dihubungi, Selasa (6/9).

“Yang paling banyak hari ini sepertinya hanya di DPR. Di Patung Kuda bukan soal BBM kalau enggak salah soal perumahan,” sambung dia.

Untuk itu, Komarudin menjelaskan, Polri akan menerjunkan 3 ribu personel guna mengamankan aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan gedung DPR/MPR.

“Untuk yang di DPR ini sekitar 3.000 personel,” tutur dia.

Lebih jauh, Komarudin mengimbau kepada peserta aksi untuk menyampaikan pendapatnya dengan tertib dan sesuai aturan. Hal tersebut diharapkan dapat menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

“Kita akan dilakukan pengawalan dan penjagaan oleh petugas dengan harapan bahwa konsep pengamanan yang kita siapkan dapat membantu kelancaran untuk penyampaian pendapat di muka umum dan aktivitas masyarakat lainnya juga tetap berjalan lancar,” pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah resmi menaikkan harga BBM subsidi yaitu Pertalite dan Solar, Sabtu (3/9). Pertalite naik dari sebelumnya Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, Solar naik dari sebelumnya Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter.

Tidak hanya BBM subsidi, pemerintah juga menaikkan harga BBM nonsubsidi yaitu Pertamax dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

banner 1080x1080