infogeh.net, Bandar Lampung –
Harga telur ayam di pasar Bandar Lampung naik hingga mencapai Rp31 ribu per kilogram. Kenaikan harga terjadi sejak tiga hari lalu secara bertahap.
Sementara di Pasar Kangkung, Teluk Betung, harga telur juga mencapai Rp 30 ribu/kg, bahkan ada yang menjual hingga Rp31 ribu/kg.
Nining, penjual telur ayam di Pasar Kangkung mengaku kaget juga dengan harga yang tinggi.
“Kalau kata agen sih pasokan aman, cuma memang permintaannya yang banyak, makanya harga naik,” katanya
Banyak acara seperti hajatan dan juga Natalan, termasuk kegiatan muktamar NU kemarin, banyak yang borong telur ayam. “Alhamdulillah saya dapet order beras dan telur nih dari instansi pemerintah, katanya mau untuk kegiatan nasional sebelum natalan kemarin,” kata Nining, Minggu (26/12/21).
Kenaikan harga telur ayam yang lumayan tinggi ini membuat pembeli kaget dan memilih untuk menyubsitusi telur sebagai lauk dengan yang lain, seperti tempe dan tahu, serta ikan.
“Naiknya cepet bener ya, tiga hari lalu saya masih beli harga Rp25 ribu, sekarang Rp30-31 ribu per kilo, naiknya kok banyak amat. Terpaksa harus irit ini pakai telur, cari lauk lain yang lebih murah,” ujar Wati, salah satu konsumen pemilik warung nasi, Minggu, 26 Desember 2021.
Ia mengaku setiap hari membeli dua kilogram teluru untuk kebutuhan warung dan juga makan sehari-hari. Kenaikan harga ini mau tidak mau membuatnya menjual harga nasi lauk telur juga naik. “Ikutin harga pasar ajalah. Kalo enggak naik, saya rugi,” ucapnya.
Kenaikan harga telur di pasaran, ternyata diikuti dengan baiknya harga di tingkat peternak. Salah satu peternak ayam petelur di Pesawaran, Imam, mengatakan pasokan telur relatif aman seperti biasa. Namun permintaan meningkat hingga harga jadi membaik.
Berita initelah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Lampost.co
















