Janji Paslon Bupati Dalam Bidang Pendidikan Jika Terpilih Kembali

banner 728x90

Infogeh.net, Pesawaran – Sebagai upaya mencerdaskan masyarakat Pesawaran, jika diamanahkan menjadi bupati dan wakil bupati, pasangan calon nomor urut 1 M. Nasir-Naldi Rinara akan Membebaskan(gratis) biaya pendidikan untuk semua jenjang. Kemudian meningkatkan infrasturktur serta sarana prasarana di sektor pendidikan.

“Kalau terpilih, kami akan memberikan sekolah gratis untuk semua jenjang. Termasuk memberikan pakaian, buku dan perlengkapan belajar, sehingga mutu pendidikan di Pesawaran terjamin. Kemudian meningkatkan infrastruktur serta sarana prasarana pendukung. Kami juga akan perjuangkan hadirnya universitas Pesawaran,” Ujar Naldi Rinara dalam debat publik di Graha Adora, Rabu malam (25/11).

M. Nasir menambahkan, salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan IPM yakni mendorong peningkatan mutu pendidikan. Tidak hanya negeri, tetapi juga swasta, pondok pesantren maupun TPA.

“Sinergitas pendidikan akan kita  dorong. Bukan hanya pendidikan negeri. Tapi juga Pondok Pesantren dan TPA dalam meningkatkan SDM yang berakhlak serta bermoral,” kata Nasir

Selain itu, memberikan anggaran yang cukup serta fasilitas yang diperlukan di dunia pendidikan. Lalu memberikan kesempatan kepada sekolah swasta.

“Jangan sampai sekolah swasta menjadi mati,” tegasnya.

Sementara, calon Bupati Pesawaran nomor urut 2 Dendi Ramadhona mengatakan, jika terpilih kembali, ke depan untuk kuota dan nominal program bantuan bina murid bagi siswa berprestasi dan kurang mampu akan semakin ditingkatkan.

“Dari 2016, indek angka lama sekolah meningkat. Kita harus menstimulus melalui program bina murid bagi siswa berprestasi dan tidak mampu. Jika kami terpilih, program bina murid tersebut akan kami tingkatkan. Mulai dari kuota dan nominalnya. Termasuk peningkatkan kapasitas tenaga pendidiknya,” jelasnya.

Menurut Dendi, mencerdaskan masyarakat tidak bisa hanya dipandang satu sektor saja. Tapi juga dari bidang kesehatan, ketentraman dan pemberdayaan masyarakat desa. Sehingga akan keluar inovasi di dunia pendidikan.

“Digitalisasi menjadi kunci penting, dan kita akan buat regulasi. Mulai dari tingkat pemerintahan yang kecil dan kabupaten, harus melek IT melalui sistem pendidikan terintegrasi,” pungkasnya.

Berita dan informasi ini sudah diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi radarlampung

banner 1080x1080