Penculik Anak yang Hilang di Jakpus Akhirnya Ditemukan Bersama Penculik di Ciledug

banner 728x90

infogeh.co, Jakarta – Anak berinisial MA hilang pada Rabu, 7 Desember 2022. Rekaman CCTV menunjukkan bocah perempuan berusia 6 tahun itu dibawa seorang pria dengan menggunakan bajaj di Jalan Gunung Sahari 7A, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin mengatakan ada kesulitan dalam mengusut kasus Malika. Polisi kekurangan informasi soal pelaku, selain itu juga tak banyak CCTV yang merekam aktivitas pelaku.

“Kendalanya kita minim bukti informasi,” terang Komarudin saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (19/12).

Komarudin mengatakan, pelaku kabur membawa korban dengan menyewa bajaj. Polisi pun juga telah memeriksa sopir tersebut. Hasilnya, sopir mengaku menurunkan pelaku bersama MA di sekitar Stasiun Kota.

Hasil pemeriksaan terhadap sopir bajaj tersebut juga tidak menunjukkan adanya upaya paksa dari pelaku terhadap korban. Korban disebut terlihat normal dan biasa saja.

“Tidak ada (nangis atau lain-lain), kalau dilihat dari video yang naik duluan kan anaknya dan memang sudah dikenal. Menurut keterangan yang jual ayam, memang sudah sangat akrab. Yang naik ke bajaj juga si anak ini. Ini yang masih kita terus berupaya mengidentifikasi dulu siapa sesungguhnya orang ini,” ujar Komarudin.

Upaya polisi dalam melacak pelaku yang membawa kabur Malika tidak berhenti di situ. Polisi melacak ponsel yang diduga milik pelaku. Selain itu polisi juga bekerja sama dengan Dukcapil untuk mencocokkan sketsa pelaku.

Sejumlah sketsa pelaku sempat ditunjukkan ke orang tua MA, namun tidak ada yang cocok. Sebab mereka meyakini yang menculik anaknya adalah orang yang mereka kenal.

“Iya bukan dia, karena pelaku itu dulu sering beli kopi di sini, jadi saya tahu kalau foto yang ditunjukkan Pak Polisi bukan pelaku yang nyulik anak saya,” kata ayah MA, Tunggal.

Pelarian Iwan Sumarno berakhir pada Senin, 2 Januari 2023. Sekitar pukul 21.30 WIB ia ditangkap di wilayah Cipadu, Ciledug. Tepatnya di Jalan Wahid Hasyim, Tangerang.

Jarak lokasi penculikan di Gunung Sahari dengan lokasi penemuan sekitar 20 km.

Saat ditangkap, Iwan tidak sendiri. Di gerobak yang dibawanya ternyata ada MA. Polisi lalu mengamankan bocah perempuan itu.

Keberadaan Iwan diketahui dari laporan masyarakat yang melihat ciri-ciri pelaku dan korban. Dari informasi itu polisi melakukan penelusuran hingga akhirnya Iwan berhasil ditangkap.

“Alhamdulillah bahwa kerja keras tim juga masyarakat, iringan doa dari masyarakat. Tim yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat berhasil menemukan terduga pelaku dan juga korban,” kata Komarudin.

Iwan kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk diperiksa terkait kejahatan yang dilakukannya. Polisi masih mendalami terkait motifnya menculik MA.

Sementara MA dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Di sana gadis kecil itu menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Saat ini korban kami bawa ke RS Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan mengingat sudah cukup lama berhari-hari bersama terduga pelaku. Pada saat ditemukan juga tadi korban berada di dalam sebuah gerobak yang dibawa pelaku,” kata Kombes Komarudin.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

banner 1080x1080