infogeh.net, Lampung – Tepat Hari ini, Kamis 18 Maret 2021, Provinsi Lampung memperingati HUT ke-57. Wakil Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Aep Saripudin ucapkan harapannya kepada Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, agar dapat ikut menangani tiga masalah yang ada di Ibu Kota Provinsi.
Menurut Aep, keberadaan Kota Bandar Lampung sebagai Ibu Kota Provinsi Lampung semestinya dapat menjadi perhatian serius gubernur dalam hal pembangunan.
“Kota Bandar Lampung adalah etalase Provinsi Lampung dalam berbagai hal. Sementara sampai dengan hari ini walaupun Bandar Lampung terus mengalami peningkatan dalam pembangunan, tapi tetap masih ada tiga masalah utama yang harus diselesaikan,” kata Aep, Kamis (18/3/2021).
Aep menyebutkan bahwa ada tiga permasalahan di Kota Bandar Lampung yang diharapkan dapat ikut ditangani oleh Gubernur Lampung.
Pertama, yaitu masalah banjir. Menurutnya di musim hujan perlu ada penanganan yang komfrehensif. Tidak hanya tentang normalisasi sungai, tapi juga diperlukan masterplan draenase sebagai penataan aliran air jika musim hujan datang untuk menghindari banjir.
“Selain itu pembangunan embung kota dan reboisisasi kawasan gunung dan perbukitan yang membutuhkan kordinasi dengan kabupaten yang bersebelahan dengan Bandar Lampung dan juga menjadi kewenangan gubernur,” ujar Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Kedua, lanjutnya, yaitu persoalan kemacetan lalu lintas. Ia menilai hal ini sudah menjadi masalah serius yang jika tidak segera ditangani maka akan terus semakin meningkat kemacetan di Kota Bandar Lampung.
“Walaupun flyover sedikit banyak sudah menyelesaikan masalah tersebut, tapi jika Bandar Lampung ke depan terus berkembang menjadi kota metropolitan, tentu masalah ini tidak bisa kita anggap ringan. Perlu masterplan lalu lintas sebagai kajian awal untuk menata arus lalu lintas yang paling tepat saat ini,” ungkapnya.
Ia menilai perlu adanya transportasi publik yang murah, aman dan nyaman sehingga akan mengurangi pengguna kendaraan pribadi sebagai salah satu penyebab kemacetan.
“Jika diperlukan pembuatan lingkar luar arus lintas sumatera yang melewati Bandar Lampung bisa dialihkan ke wilayah Tanjung Bintang dan Natar. Lintas sumatera yang saat ini melewati Panjang, Kalibalok, Way Halim dan Rajabasa sudah sangat padat pemukiman dan pasti tahun ke depan juga akan semakin padat,” sambungnya.
Ketiga, permasalahan Kota Bandar Lampung yaitu pertumbuhan ekonomi. Menurutnya pertumbuhan ekonomi Bandar Lampung memang sudah cukup tinggi yakni di angka 6,24%. Namun begitu, Gini Ratio masih tinggi di angka 0,345.
“Artinya, kesenjangan di Bandar Lampung cukup tinggi. Industri, hotel, dan usaha rumah makan serta perdagangan jasa lainnya memang penyumbang cukup tinggi pertumbuhan ekonomi. Namun, UMKM masih perlu penangan serius agar terus berkembng dan bergeliat dengan pemberian modal lunak dan pendampingan intensif dari pemerintah,” ujarnya.
Aep mengharapkan terjalinnya komunikasi antara Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana ke depan dapat semakin meningkatkan sinergi pembangunan antara kota dan provinsi.
“Semoga komunikasi yang telah terjalin antara Gubernur Lampung Bapak Arinal Djunaidi dan Wali Kota Bandar Lampung Ibu Eva Dwiana bisa meningkatkan sinergi pembangunan antara kota dan provinsi. Karena dengan kerja sama, proses pembangunan di Provinsi Lampung akan berjalan dengan lancar dan pembangunan bisa dilaksanakan dengan cepat,” ujarnya.
“Selamat ulang tahun yang ke-57 untuk Provinsi Lampung. Terus membangun untuk Lampung Berjaya dan Bandar Lampung Sejahtera,” pungkas Aep.
Berita dan informasi ini diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi Lampungdot77
















