Politikus PKS Tifatul Sembiring Bela Edy Mulyadi Tentang Pernyataan ‘Jin Buang Anak’

banner 728x90

infogeh.co, Jakarta – Edy Mulyadi dipolisikan sejumlah kelompok buntut ucapannya berkaitan dengan pernyataan Kalimantan sebagai tempat jin membuang anak. Namun, politikus PKS, Tifatul Sembiring, membela Edy Mulyadi dengan menyebut pernyataan Edy sebatas kiasan yang sering dipakai.

Menurut Tifatul, apa yang disampaikan Edy bukan sebuah penghinaan. Dia mengatakan kalimat ‘jin buang anak’ merupakan istilah yang berarti bahwa lokasi tersebut sangat jauh dan sepi.

“Enggak ada kalimat menghina, enggak ada, yang menghina yang mana?” ujar Tifatul seperti dilansir dari CNNIndonesia.com, Senin (24/1/2022).

Tifatul menjelaskan, kalimat tersebut kerap dilontarkan masyarakat Jakarta sehari-hari untuk menunjukkan bahwa lokasi itu sangat jauh dari keramaian dan sepi. Menurutnya, istilah yang dilontarkan Edy juga sudah lekat dengan masyarakat Betawi.

“Saya lama di Jakarta dan bergaul dengan orang Jakarta dan Betawi. Jadi tempat jin buang anak saya tanya ke tokoh-tokoh Betawi, apa artinya tempat jin buang anak? Tempat sepi, jauh, seram, itu maknanya tiga itu, bukan tempat jorok,” ujarnya.

“Saya kan tinggal Depok sekarang, dulu di Tanah Abang. Waktu saya pindah ke Depok kata temen-temen ‘elu mau pindah ke tempat jin buang anak?’ Jadi tidak ada konotasi penghinaan, terus apalagi yang dipersoalkan. Beliau juga sudah kita imbau minta maaf dan sudah minta maaf,” kata dia menambahkan.

Di sisi lain, Tifatul menilai kasus ini tak perlu lagi diproses di kepolisian. Menurutnya, pernyataan Edy tidak ada delik hukum yang dilanggar. Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu juga menyebut pernyataan Edy juga tidak mengandung unsur SARA.

“Delik hukumnya juga enggak ada, pasal berapa yang dilanggar, SARA juga enggak ada. Memang tempatnya sepi, dan keberadaan Monas diterbangin ke sana apa menghina itu? Enggak lah,” jelasnya.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Detik.com

banner 1080x1080