infogeh.co, Sukadana – Petambak udang yang tergabung dalam kelompok budidaya Mina Surya Lestari galau. Kerugian membayang di pulupuk mata mereka.
Dedi Cahyadi, pengurus Mina Surya Lestari, menuturkan sebanyak 80 ribu dari 100 ribu udang budidaya mereka mati tersengat limbah minyak.
“Hanya satu kolam yang belum tercemar limbah minyak. Cuma enggak tahu ke depan limbah minyak meluas atau tidak,” kata Dedi, Selasa, 19 Juli 2022.
Dedi mengaku bersama beberapa petambak lain merugi hingga Rp25 juta. Sementara udang yang tersisa di tambak tinggal sekitar 20 ribu.
Head of Communication Relations CID Zona 6 PHE OSES, Indra Darmawan, mengatakan saat ini tengah memprioritaskan penanganan ceceran minyak. Dia tak mau dampak limbah meluas.
“Kalau terkait CSR, adalah suatu hal yang terencana dan berkelanjutan adalah wujud kontribusi perusahaan untuk mendorong kemandirian tanpa harus menunggu peristiwa seperti ini terjadi,” ujarnya.
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Lampost.co
















