Sulit Dicari, Minyak Goreng di Lamsel Dijual Online Sistem ‘COD’ Rp25 Ribu/Liter

banner 728x90

infogeh.co, Lampung Selatan – Para penjual makanan di Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mengeluhkan kelangkaan minyak goreng di wilayah setempat. Dalam satu hari, mereka setidaknya membutuhkan dua liter minyak goreng yang dalam satu pekan terakhir kian langka di pasaran.

Salah satu penjual gorengan, Wanti (52) mengatakan, usahanya sempat tersendat karena kelangkaan minyak goreng tersebut.

“Setiap hari harus mencari dan dapat minyak goreng agar bisa jualan gorengan,” kata dia, Minggu, 20 Februari 2022.

Beruntung, kata dia, dalam beberapa hari terakhir dirinya bisa mendapatkan stok minyak goreng meskipun dengan harga beli yang cukup mahal.

“Sekitar tiga hari ini sudah ada yang jual, tetapi harganya mahal,” ujarnya.

Salah satu pedagang toko kelontong, Diana (48) mengaku sudah tidak mendapatkan kiriman minyak goreng dari agen langganannya sejak tiga pekan terakhir.

“Sudah tidak didistribusi sejak tiga pekan terakhir,” kata Diana.

Padahal, kata dia, alur distribusi masih normal saat kebijakan satu harga minyak goreng Rp14 ribu/liter pertama kali diterapkan.

“Pada waktu itu sempat panik, karena toko ritel menjual Rp14 ribu/liter, sedangkan stok banyak,” ujarnya.

Di sisi lain, ada beberapa warga yang menjual minyak goreng dengan memanfaatkan media sosial Facebook melalui sistem bayar di tempat (COD). Saat ditemui, salah satu penjual mengaku mendapatkan minyak goreng dari luar daerah dengan harga Rp23 ribu/liter dan dijual kembali seharga Rp25 ribu/liter.

“Ambil untung enggak banyak, cuma dua dus itu pun harga sudah tinggi,” kata Olivia (27).

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Lampost.co

banner 1080x1080