infogeh.net, Lampung Barat – Pasangan suami istri warga Pekon Karangagung, Kecamatan Way Tenong, Lampung Barat, meninggal dunia setelah sepeda motor Honda Supra Fit B 6742 KAG yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah truk di jalan lintas nasional tepatnya di Pekon Bakhu, Kecamatan Batuketulis, Sabtu, 19 Desember 2020, sekitar pukul 12.40.
Kedua korban adalah Surmani (55) dan Nurhabibah (49). Surmani meninggal di tempat, sementara Nurhabibah sempat mendapat perawatan tim medis di Puskesmas Batuketulis karena mengalami luka berat.
Informasi yang diimpun lampost.co, kecelakaan lalu lintas tersebut berawal dari sepeda motor yang dikendarai korban Surmani bersama istrinya melaju dari arah Liwa hendak ke Karangagung. Tiba di lokasi kejadian dengan kondisi jalan yang licin karena hujan serta dengan kondisi jalan yang menikung, tiba-tiba sepeda motor oleng ke kiri jalan lalu masuk selokan.
Surmani berupaya untuk mengendalikan laju sepeda motornya. Namun naas saat berupaya mengendalikanya, lagi-lagi sepeda motornya itu oleng ke arah kanan hingga memakan jalur lawan.
Saat bersamaan dari arah berlawanan datang satu unit mobil dump truk BE 9230 CP yang dikemudikan oleh Marino (45), warga Pekon Tuguratu, Kecamatan Suoh menuju arah Liwa. Karena jarak yang sudah terlalu dekat akhirnya tabrakan tidak bisa dihindarkan.
Akibat kejadian itu, Surmani meninggal di tempat sedangkan istrinya sempat dirawat selama beberapa jam sebelum meninggal dunia ketika hendak dirujuk ke rumah sakit.
Kasatlantas Polres Lambar AKP Bambang Dwi Setyawan mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi, membenarkan kejadian itu. Menurutnya, penumpang sepeda motor adalah suami istri, keduanya meninggal karena mengalami cidera berat. Surmani meninggal di lokasi sedangkan istrinya meninggal empat jam setelah suaminya.
“Kasus sedang ditangani dan kendaraan yang terlibat sudah diamankan termasuk pengemudi roda empat juga sedang diamankan untuk diperiksa,” ujarnya.
















