Viral ! Jembatan Kena Proyek Kereta Cepat: Tak Ada yang Amblas

banner 728x90

infogeh.co, Bekasi – Beredar video amblasnya girder box atau jembatan Tol Becakayu, Kalimalang, Bekasi. Dalam video yang beredar, girder boks menutupi salah satu jembatan penghubung warga. Hanya motor yang bisa melintas.

Beredar informasi pula, lokasi persisnya berada di Jembatan Antelope, Curug, Jatiwaringin, Bekasi. Belakangan diketahui, itu bukan tol Becakayu, tapi girder box milik proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

“Bukan jalan tol,” ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol PUPR Danang Parikesit.

Hal senada diungkapkan Direktur Jalan Bebas Hambatan PUPR Budi Harimawan. Overpass tersebut, kata Budi, telah disepakati oleh Pemkot Bekasi untuk ditutup dan diganti dengan lokasi yang baru.

“Konstruksi tersebut milik KCIC, lokasi di sekitar Japek KM 5-6. Proyek KCIC bukan proyek tol atau PUPR secara langsung,” tuturnya.

“Selama proses pembangunan OP yang baru, warga tetap minta bisa difungsikan,” sambung Budi Harimawan.
Pimpinan proyek Tol Becakayu, dari PT Kresna Kusuma Dyandra Marga, Herarto Startiono, juga memastikan kejadian tersebut tak terkait tol Becakayu.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Kota Bekasi, Idi Susanto, juga membantah kabar itu. Menurut dia, kejadian dalam video tersebut berada di Antelope, Curug, Kota Bekasi.

“Jadi gini, itu kan Jembatan Antelope ya. Nah itu kena pekerjaan KCIC. Jembatan nantinya sudah enggak bisa dipakai. Soalnya tingginya tinggal 1,7 meter,” ujar Idi saat dihubungi, Selasa (14/6).

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Kota Bekasi, Idi Susanto, juga membantah kabar itu. Menurut dia, kejadian dalam video tersebut berada di Antelope, Curug, Kota Bekasi.

“Jadi gini, itu kan Jembatan Antelope ya. Nah itu kena pekerjaan KCIC. Jembatan nantinya sudah enggak bisa dipakai. Soalnya tingginya tinggal 1,7 meter,” ujar Idi saat dihubungi, Selasa (14/6).

Nantinya, setelah jembatan pengganti itu rampung dibangun, Jembatan Antelope bakal dinonaktifkan.

“Agustus setelah jembatan jadi lewat sana, itu entar [jembatan lama] ditutup apa dibongkar tergantung kebijakan dari KCIC koordinasi sama Pemkot Bekasi,” jelasnya.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

banner 1080x1080