Warga Natar ini Didor oleh Polisi, ini Penyebabnya

banner 728x90

infogeh.net, Bandar Lampung – Pemuda asal Lampung Selatan terpergok membawa sepeda motor hasil curian dini hari, polisi melakukan tindakan tegas dan terukur.

Hal ini dibenarkan Kapolsek Tanjung Karang Barat Kompol David Jeckson Sianipar melalui Kanit Reskrim, Iptu Suhaimi atas kejadian tersebut.
“Peristiwa tersebut terjadi di jalan Purnawirawan II, Gunung Terang, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung, sekitar pukul 00.03 WIB,” katanya.
Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menerima timah panas dari petugas ini bernama Lasono (25), warga dusun Pagar Kuning, Branti, Natar Lampung Selatan.
“Pelaku yang berjumlah 2 orang itu terpergok petugas Reskrim Polsek Tanjungkarang Barat, yang tengah mendorong motor curian,” tuturnya.
Ia melanjutkan saat itu anggotanya tengah melakukan patroli rutin dan melihat kedua pelaku tersebut mendorong motor curian di sekitar Jalan Purnawirawan II.
“Pelaku mendorong motor dari rumah korban. Sementara rekannya, mengendarai motor yang lain,” katanya.
Petugas mencurigai pergerakan kedua pelaku, petugas pun menghampiri keduanya. Namun, mereka panik karena mengira aksinya diketahui petugas.
“Rekan pelaku yang mengendari sepeda motor yang lain pun langsung kabur menjauhi petugas,” lanjutnya.
Lasono yang membawa motor hasil curanmor juga sempat ingin kabur dan menjatuhkan sepeda motor tersebut yang tengah dituntunnya.
Namun, petugas bertindak cepat memberikan timah panas di lengan kiri pelaku untuk melumpuhkannya. Kemudian pelaku dibawa ke Polsek Tanjungkarang Barat.
“Untuk rekan pelaku yang kabur juga saat ini sedang dalam pengejaran oleh anggota kita,” tambahnya.
Selain mengamankan pelaku, diamankan juga beberapa barang bukti, antara lain 1 pucuk senjata api (senpi) rakitan berisi 3 butir peluru, 1 buah kunci T, serta 1 unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BE 2355 ABA milik korban.
Saat ini petugas sedang melakukan pengembangan guna mengungkap lebih lanjut tindakan tersebut dan melakukan pengejaran terhadap rekan pelaku.
“Untuk pelaku yang mendapatkan timah panas masih ada di RS Bhayangkara Polda Lampung,” tutupnya.
berita ini sebelumnya dimuat di sini

banner 1080x1080