27 Orang yang Dikerangkeng di Rumah Bupati Langkat Akhirnya Dijemput Keluarga

banner 728x90

infogeh.co, Jakarta – Saat KPK yang diback-up polisi menggeledah rumah Terbit saat OTT suap beberapa hari lalu, ditemukan dua kerangkeng yang berisi manusia. Dugaan eksploitasi pekerja kebun kelapa sawit mencuat di rumah Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin tersebut.

Di halaman rumah Terbit, ditemukan 2 kerangkeng manusia yang sekilas menyerupai penjara, yang dihuni 27 orang. Dari penyelidikan, Terbit menyebut tempat itu digunakan rehabilitasi pengguna narkoba.

Namun kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, tempat itu tidak memiliki izin dari BNN.
Karenanya pada Senin (24/1) Polda Sumut dan BNN mencoba mengevakuasi para pasien ke tempat yang lebih baik.

Tetapi niat itu, dihalangi keluarga pasien. Mereka memilih membawa keluarganya, pulang ke rumah masing-masing.

“Bukan dihalangi (warga), tapi keluarga dari warga binaan (pasien narkoba), tidak mau anaknya dibawa ke tempat rehabilitasi yang memenuhi standar,”ujar Hadi kepada kumparan, Selasa (25/1).

Kata Hadi baik Polda Sumut maupun BNN tidak bisa memaksakan kehendak keluarga.

“Tim dari Ditnarkoba dan BNNP tidak memaksakan itu. Saat tim ke lokasi, keluarganya sudah pada membawa pulang,” ujar Hadi

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

banner 1080x1080