3 Holywings “Disegel” GP Ansor DKI Buntut Promo Miras Nama Muhammad dan Maria

banner 728x90

infogeh.co, Jakarta – GP Ansor DKI malam ini, Jumat (24/6), menggelar konvoi ke tiga outlet Holywings di Jakarta. Konvoi ini merupakan buntut dari promosi miras untuk pemilik nama Muhammad dan Maria oleh Holywings.

Lokasi pertama yang didatangi para anggota GP Ansor DKI ialah Holywings Gunawarman. Setelah menyampaikan orasi di sana mereka menuju ke Holywings yang ada di kawasan Senayan Park. Terakhir mereka menuju Holywings yang ada di Jalan Gatot Subroto.

Ketiga Holywings yang mereka datangi dalam kondisi tutup. Meski begitu mereka tetap menyampaikan orasinya.
Mereka juga sempat melantunkan selawat dan berdoa agar manajemen Holywings tidak mengulangi perbuatannya.

Selain itu anggota GP Ansor juga memasang poster bertuliskan “Tutup Holywings” di pintu maupun pagar tempat hiburan malam tersebut. Pemasangan poster itu sebagai simbol penyegelan dari GP Ansor DKI.

“Kita ke sini untuk berdoa semoga ini tidak terulang kembali. Kami meminta pihak manajemen untuk meminta maaf secara terbuka, bukan hanya sebatas tulisan semata tapi ada niat tulus yang memang dikeluarkan oleh manajemen Holywings,” kata Wakil Ketua Umum PW GP Ansor DKI Sofyan Hadi ditemui di Holywings Gatot Subroto, Jumat (24/6).

Sofyan mengatakan jika Holywings tetap buka kembali setelah ‘disegel’ maka organisasinya akan kembali datang ke outlet tersebut. Ia juga belum memberikan tenggat waktu bagi Holywings untuk buka kembali.

“Berapa lama (minta ditutup) kami nanti akan rapatkan dengan pimpinan, kebetulan ketua besok akan balik ke Jakarta. Besok kami akan rapat dengan pengurus Wilayah GP Ansor DKI Jakarta setelah itu kami akan menyampaikan statement berapa lamanya. Kalau ini tidak ditutup kami akan datang kembali,” kata Sofyan.

Permintaan untuk menutup Holywings juga termuat dalam spanduk aksi mereka. Di spanduk itu ada tiga tuntutan salah satunya meminta agar izin usaha Holywings Group dicabut.

Berikut isi tuntutan tersebut:

  • Mendesak pihak Holywings menggelar konferensi pers untuk meminta maaf kepada masyarakat;
  • Meminta aparat hukum untuk menutup tempat Holywings; dan
  • Mendesak pemerintah untuk mencabut izin usaha Holywings group.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

banner 1080x1080