Pesawaran (RN) – Aksi pecah kaca mobil mulai terjadi di Kabupaten Pesawaran, hal ini menimpa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di perpustakaan dan kearsipan Kabupaten setempat.
Reynaldo pemilik mobil Fortuner dengan no polisi BE 24 AS, mengatakan, pecah kaca mobil tersebut terjadi sekitar Pukul 10.30 WIB saat itu kendaraan terparkir didepan kantor.
“ketika saya hendak keluar dari kantor kantor sekira Pukul 11.00 Wib kondisi kaca mobil disamping sebalah kiri sudah pecah,” katadia.
Dirinya juga menjelaskan, Sebelum memarkirkan kendaraan tersebut, sempat mengambil uang di ATM Bank Lampung, Kecamatan Gedongtataan.
“Atas insiden pecah kaca ini, yang hilang hanya tas berisi surat -surat dan dokumen, dan kerugian berupa pecah kaca pada kendaraan sekitar Rp 2 juta rupiah atas kerusakan kaca tersebut,” ujardia.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pesawaran, AKP Supriyanto Husin , pihaknya terus melakukan penyidikan atas insiden tersebut dan menduga pelaku berkomplot dua orang menggunakan sepeda motor.
“Kami sudah lakukan pemeriksaan di lokasi termasuk mengumpulkan keterangan korban dan saksi saksi, dari hasil gelar perkara itu diduga pelaku berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor,” katadia.
Berdasarkan hasil gelar perkara di lokasi juga petugas mengumpulkan alat bukti berupa pecahan kaca jendela sebelah kiri kendaraan, serta serpihan busi kendaraan. Guna melengkapi alat bukti, pihaknya juga telah mengumpulkan rekaman kamera pengawas yang ada di Bank Lampung, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran.
“Tim Satreskrim Polres Pesawaran sedang mengumpulkan bukti kejahatan berupa rekaman CCTV di sekitar ATM Bank Lampung,” terangnya. (Rizal)
















