infogeh – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung (BEM-UNILA) melakukan aksi menyatakan sikap terkait naiknya harga bahan bakar minnyak nonsubsidi dan langkanya premium. Aksi ini dilaksanakan pada Kamis,19/03/18 di Bundaran Adipura Kota Bandar Lampung.
Lampung, tepatnya Sabtu 24 Maret 2018 lalu, Pemerintah Pusat secara diam-diam sudah dua kali menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam kurun waktu Januari-Maret sebesar Rp. 200,-. Pada setiap Kenaikan, Hingga Jenis Pertalite Menyentuh Harga Rp. 8.000,- Pertamax menyentuh angka Rp. 9.000,- dan Jenis PREMIUM sudah LANGKA.
Ketika dimintai keterangan, selalu saja berdalih dengan Lagu Lama untuk menjawab perihal kenaikan ini “Harga Minyak Dunia Sedang Naik”. Sedangkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan pada 5 Maret 2018 dalam konferensi pers menegaskan bahwa Pemerintah tidak akan menaikkan Tarif Dasar Listrik dan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga tahun 2019. Sungguh ironi, tidak bisa kami menunggu kenaikan BBM jenis pertalite ini dirasakan oleh kami Masyarakat Lampung, kami sadar cepat atau lambat segera dirasakan oleh sebagian besar masyarakat Lampung dan Indonesia.
Faktanya ketika terjadi kenaikan harga BBM maka dipastikan harga kebutuhan pokok di berbagai daerah di Indonesia pun akan turut mengalami kenaikan. Selain itu pula, kenaikan harga BBM ini dapat dipastikan memaksa kenaikan ongkos tarif Transportasi. Ditambah lagi dengan budaya dinamika dunia kerja yang akan membawa ancaman pemecatan terhadap Buruh perusahaan, imbas dari kenaikan harga BBM. Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman historis sebelumnya menegaskan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan yang menunjukkan perbaikan ketika terjadi kenaikan harga BBM.
Sadarkah pemerintah mengambil kebijakan ini?
BEM-UNILA Dengan Fakta diatas, maka BEM U KBM Unila menyatakan sikap :
1. Menolak Kenaikan harga BBM di Lampung dan di seluruh wilayah Indonesia.
2. Pemerintah harus Kambalikan Keberadaan dan tidak menaikkan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium di Lampung dan di seluruh Wilayah Indonesia.
3. Pemerintah Harus Ciptakan Kedaulatan Energi di Lampung dan Indonesia.
4. Pemerintah harus bisa Mengendalikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) .
Lampung, 27 Maret 2018
MENTERI AKSI DAN PROPAGANDA
Rafli Charisma
PRESIDEN MAHASISWA UNIVERSITAS LAMPUNG
sumber: BEM-UNILA
















