infogeh.net, Nasional – Kabar gembira, bahwasannya Bank Rakyat Indonesia memberikan kuota pinjaman kredit usaha Rakyat (KUR) kepada 57 juta pelaku usaha ultra mikro tahun ini. Kredit tersebut bisa diajukan lewat ponsel seperti pinjaman online dan tanpa agunan atau jaminan.
KUR tanpa agunan ini merupakan fasilitas pinjaman murah untuk pelaku usaha mikro yang selama ini sulit mendapat pinjaman bank.
Dirut BRI Sunarso menjelaskan, BRI akan memberikan pinjaman maksimal Rp 10 juta kepada pelaku usaha mikro. Jumlahnya memang tidak besar, karena berdasarkan riset BRI, pelaku usaha mikro banyak yang sudah memiliki pinjaman harian ke ‘bank keliling’ atau rentenir.
Bagi pelaku usaha mikro yang ingin mengajukan pinjaman, bisa mendaftar lewat kur.bri.co.id.
Setelah masuk ke halaman website, lalu pilih pinjaman E-Commerce. Selanjutnya, pilih daftar atau login terlebih dahulu dengan membuat akun di laman tersebut. Jika sudah memiliki akun, maka berlanjut mengikuti prosedur yang ada guna melanjutkan pengajuan KUR BRI.
Syarat pengajuannya yaitu KUR BRI ditujukan bagi individu atau perorangan. Calon kreditur juga harus memiliki usaha yang telah berjalan minimal enam bulan
Selain itu, usaha tersebut harus dijalankan di salah satu platform e-commerce. Sejumlah e-commerce yang dimaksud di antaranya Shopee, Tokopedia dan sebagainya, dan/atau penyedia ride hailing seperti Gojek atau Grab.
Calon kreditur juga dipersyaratkan tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan Kartu Kredit.
Adapun persyaratan administrasi yang dibutuhkan yaitu identitas berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat izin usaha. Surat izin usaha juga dapat berupa surat keterangan yang diterbitkan oleh e-commerce atau ride hailing.
















