Gara-gara ini Timnas Bulu Tangkis Indonesia dipaksa Mundur di All England

banner 728x90

infogeh.net, Nasional – Tak ada All England 2021 buat Indonesia. Wakil-wakil Tanah Air yang bertarung di ajang bulu tangkis tertua di dunia dipaksa mundur.

Persoalannya adalah Federasi Bulu Tangkis Dunia alias BWF meminta tim bulu tangkis Indonesia untuk menjalani isolasi mandiri. Sebab, rombongan diketahui satu penerbangan dengan penyintas COVID-19. Inilah kronologi yang dipukul mundurnya pebulu tangkis RI dari All England.

1. Pukul 05:00 WIB – Marcus Gideon Berikan Kabar Indonesia Dipaksa Mundur dari All England

Marcus Fernaldi Gideon pada partai final Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta. Pemain bulu tangkis ganda putra Indonesia, Marcus Gideon, mengabarkan bahwa ia dan kolega mesti ditarik keluar dari Inggris. Sebab, saat melakukan penerbangan ada penumpang anonim yang positif COVID-19. Marcus menyemprot BWF karena dianggap gagal menanggulangi masalah ini. Sebab, saat tiba di Inggris, tim Indonesia dinyatakan negatif COVID-19 setelah melakukan tes swab.

2. Pukul 05:00 WIB – PBSI Benarkan Indonesia Mundur dari All England

Selang beberapa waktu, Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI Bambang Roedyanto membenarkan didiskualifikasinya Tim Indonesia dari All England 2021. Bambang menyatakan bahwa PBSI akan segera memberikan pernyataan resmi dalam beberapa waktu ke depan.

3. Pukul 06:30 WIB – PBSI Layangkan Surat Protes ke BWF

Kasubid Hubungan Internasional PP PBSI Bambang Roedyanto melayangkan surat protes ke BWF. Federasi mempertanyakan keputusan BWF mendiskualifikasi Indonesia karena persoalan satu penerbangan dengan positif COVID-19.

4. Pukul 07:00 WIB – BWF Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Dipukul Mundurnya Indonesia dari All England

Anthony Ginting melangkah ke final BWF World Tour Finals 2019. BWF mengeluarkan pernyataan resmi terkait mundurnya RI dari All England.

Federasi Bulutangkis Dunia dan Inggris mengkonfirmasi sejumlah pemain dan anggota tim Indonesia telah dihubungi oleh petugas kesehatan (NHS). Pemerintah Inggris mengharuskan untuk segera isolasi mandiri. Sesuai peraturan, seluruh tim akan diisolasi selama 10 hari sejak tanggal penerbangan pesawat.

Semua pemain Indonesia tidak dapat bertanding di turnamen saat ini atau selanjutnya dan telah ditarik dari YONEX All England Open 2021. Kami menyesali konsekuensi yang merugikan ini. BWF dan Badminton England akan terus mengikuti semua protokol yang diatur Pemerintah Inggris dan otoritas kesehatan untuk memastikan keselamatan semua peserta.

Semua hasil hingga saat ini akan tetap berlaku dan drawing akan tetap tidak berubah. Semua lawan yang dijadwalkan di babak berikutnya akan diberikan walkover.

5. Pukul 07:30 WIB – Kemenpora Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Indonesia Mundur dari All England

Pernyataan Kemenpora disampaikan oleh Sekretaris Menpora, Gatot S Dewa Broto.

Kemenpora bisa memahami kondisi ini dan tetap berharap agar Timnas tetap semangat. NHS (National Healt Service) tidak diskriminatif dalam menerapkan aturan ini. Meskipun sebelum berangkat sudah divaksin dua kali di Jakarta dan saat datang juga negatif saat di swab, tetapi karena hasil tracing mengindikasikan pernah satu pesawat dengan orang yang diduga terpapar COVID-19, maka sesuai aturan, terpaksa harus terkena karantina tambahan.

Kemenpora menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan respons cepat KBRI London yang luar biasa bantuannya sejak kedatangan Timnas. Dan, saat info dari NHS itu muncul, meski hanya berkomunikasi dengan Timnas melalui zoom meeting untuk memberikan dukungan moral, meminta untuk memenuhi kewajiban karantina demi kesehatan dan akan terus membantu timnas hingga selesai karantina.

6. Pukul 08:00 WIB – Pernyataan PBSI Laporkan Persoalan All England ke KBRI London

Manajer Tim Indonesia di All England 2021, Ricky Soebagdja, mengatakan PBSI telah berkomunikasi dengan KBRI London terkait permasalahan ini. Berikut pernyataannya:

“Karena ini kaitan government to government. Saya hanya menyampaikan meminta kejelasan aturan-aturan yang ada di dalam pandemi COVID-19 karena ini memang khusus penangan untuk COVID-19. KBRI akan komunikasi dengan NHS (Badan Kesehatan Inggris). Semoga memang betul-betul ada hasil yang memuaskan bagi tim Indonesia.”

7. Pukul 08:10 WIB – Pernyataan PBSI Pastikan Seluruh Pemain & Ofisial Tim RI di All England Negatif Corona

PBSI memastikan bahwa seluruh pemain dan ofisial tim Indonesia yang berangkat ke All England negatif corona. Hal ini disampaikan oleh manajer Indonesia, Ricky Sobagdja. Intinya, tim Indonesia sebenarnya sehat. Hasil tes swab di hari pertama dinyatakan negatif. Akan tetapi, menurut surat ini, hanya karena penerbangan dari Istanbul ke Birmingham yang dinyatakan di dalam penerbangan ada penumpang terindikasi COVID-19.

8. Pukul 08:30 WIB – Pernyataan Kemenpora soal KBRI London Pertanyakan Keputusan BWF

KBRI London mempertanyakan keputusan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menyetop langkah tim Indonesia di All England. Hal itu terungkap dari pernyataan Kemenpora. KBRI London juga akan melakukan komunikasi langsung dengan panitia dan bertanya soal kemungkinan penundaan seluruh pertandingan.

banner 1080x1080