Tampak sejumlah pengguna kaos mengikuti senam bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kota Bandarlampung. Ada juga yang sekedar duduk-duduk dan menikmati sarapan di CFD. Para pedagang kaki lima juga nampak mengenakan kaos dengan tulisan serupa.
Di jalan Raden Inten, tak jauh dari Bundaran Adi Pura, nampak juga ada lapak pedagang yang menjual kaos tersebut. Untuk kaos dijual dengan harga Rp50 ribu per buah. Selain itu turut tersedia mug dengan tulisan serupa yang dibanderol Rp25 ribu.
Jalu Dwisantoso, salah seorang pedagang kaos mengatakan barang tersebut diambil barang dari Jakarta untuk kemudian dijual lagi di Bandarlampung.
“Cari-cari untung tipis saja. Peminatnya lumayan banyak koq. Memang sempat ada teguran dari petugas, untuk tidak jualan, tapi kami cuek saja. Memang kenapa, saya cuman jual kaos koq. Tidak ada niatan makar atau apa,” katanya
Penggunaan kaos ini sebelumnya sempat memicu rusuh di CFD Pantai Losari, Makasar pada Minggu (6/5). Massa pengguna kaos bentrok dengan petugas usai pembubaran secara paksa oleh petugas kepolisian dan Satpol PP Kota Makassar lantaran dianggap melanggar peraturan.
Sumber : Harianlampung.com
















