TERUKUR

banner 728x90

infogeh.com – ” Ahh,.. masa’ sih nggak laku ”

” Gw optimis kok, ini bakal sukses ”

Kurang lebih itulah dua kalimat yang dua tahun lalu kami obrolkan sepanjang perjalanan Bandar Lampung – Pringsewu

 

Dua kalimat diatas, yang memang bergenre “otak kanan”, terus memancing nalar kami untuk saling mengkritisi berbagai macam ide serta konsep yang sama – sama kami usulkan, khususnya dalam mengelola organisasi & beberapa usaha yang sedang kami rintis bersama.

 

” Om, secara teori sebenarnya dua kalimat bergenre “otak kanan” tadi, harus kita benturkan dengan beberapa pertanyaan yang bergenre ” otak kiri ”

 

Untuk bisa laku, apa strategi yang kita terapkan, siapa saja pesaingnya, apa yang menjadi alasan orang membeli produk kita ? Agar bisa sukses, darimana memulainya, apa saja yang harus dilakukan, peluangnya gimana, terus tantangannya apa ?

Baca Juga Yuk :  Tarung uang ❌ Tarung pikiran ✅

 

” Karena memang yang berbau optimis, harus selalu dibingkai dengan sesuatu yang sifatnya logis ”

 

(Celotehku kepada tamanku tadi)

 

Logis itu artinya terukur. Item-item penunjangnya jelas, dapat dicapai dan pastinya bisa dipertanggungjawabkan.

 

Misalnya, untuk mencapai target kerjasama di 500 titik dalam setahun itu harus bisa ter “breakdown” secara detail.

Titiknya dimana saja, siapa yang punya akses kesana, kemudian strategi yang akan diterapkan apa saja.

Semuanya harus tergambar dan tertulis dengan jelas, serta nantinya harus bisa terpantau secara periodik.

Baca Juga Yuk :  Piil Pesenggiri dan Upaya Pencegahan Korupsi

 

Kata sebagian anggota paguyuban penyuka dan penyomot kalimat bijak dari google (P3KBDG) 😎

” Setiap yang terukur, pasti berpeluang ”

 

Dengan berpikir logis dan objektif, itu artinya kita termasuk golongan Hamba Allah yang mensyukuri nikmat “akal” yang telah diberikan Nya.

 

Tapi ingat, klo kata guru ngaji kita dulu.

Tugas kita ini kan cuma dua ;

Berdoa & Berusaha.

 

Berdoa dengan penuh harap dan kepasrahan.

Berusaha dengan bingkai profesionalitas serta berupaya menerapkan logika terukur.

Meskipun memang, suatu saat batas-batas yang terukur tadi, bisa kita lampaui. Pun sebaliknya.

 

Imron Rosadi

(Kontributor infogeh & Lampung Sekelik)

banner 1080x1080