PESAWARAN (Radarnusantara.co) -Jembatan Way Gebang yang berada di Teluk Pandan Pesawaran menjadi ajang pungutan liar (pungli) membuat para sopir yang melintasi jalur wisata Pahawang dan sekitarnya kecewa lantaran dikenai biaya Rp 20-100 Ribu per kendaraan, Sabtu (29/01/2022).
Diketahui Jembata yang berapa waktu lalu ambrol di terjang banjir dan langsung di bangun jembatan dalurat oleh pemkab pesawaran dan pemerintahan provinsi Lampung agar akses jalan tidak terputus dengan kapisitas 5 ton. Namun jembatan dalurat tersebut di manfaatkan sebagai ajang pungli oleh Oknum.
Salah satu Sopir Bus Unila, Agung mengungkapkan melintas jembatan Way Gebang kini harus bayar karena selain dimintai Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu.
“Saya dimintai duit, dikasih Rp 50.000 tapi enggak dikembalikan, lalu saya tegur jangan begitu caranya, dan dikembalikan Rp 10.000, jadi dua bus dikenai Rp 40.000, dan pulangnya juga terkadang dimintai seikhlasnya,” ucap salah satu pegawai Unila itu.
Sambung Agung, jika bus besar yang melintasi jembatan tersebut bisa dikenai lebih besar lagi, mungkin bisa dikenai Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.
“Kalo bus kecil yang saya kendarai ini dikenai Rp 20.000 per sekali lintasan, karena saya sudah tiga kali ini melintasi jembatan tersebut dikenai Rp 20.000,” jelasnya.
Lanjut Agung, uangnya dialihkan kemana itu, karena itu cukup besar bila dikalikan kendaraan yang melintasi jembatan Way Gebang tersebut, sebetulnya takut menceritakan ini.
“Karena itu termasuk pungli, apalagi ini jalur kawasan destinasi wisata Pahawang dan jalur akses menuju Brigif 4 Marinir/BS, memang setiap daerah ada pungli,” terangnya.
Tetapi sambung pengemudi, pentingnya sisi keamanan dari pihak kepolisian dengan melibatkan marinir dan dinas perhubungan untuk mendampingi lintasan jembatan tersebut.
“Kendaraan yang melintasi itu bukan satu dua saja, apalagi dihari libur Sabtu Minggu luar biasa dari hasil pungutan tersebut. Jadi kami berharap dinas Bina Marga Konstruksi Provinsi Lampung segerakan memperbaiki jembatan tersebut,” tandasnya. (red).
















