MEDAN  

Join Insight #23 Kupas Strategi UMKM Dominasi Pasar Digital Jelang Ramadan

banner 728x90

infogeh.com, Sumatera Utara – Media sosial kini bukan lagi sekadar etalase digital, melainkan ruang utama persaingan bisnis UMKM. Hal tersebut menjadi sorotan dalam webinar Join Insight ke-23 bertajuk “Dominasi Pasar UMKM dengan Memaksimalkan Media Sosial Bisnis” yang digelar secara daring melalui Zoom, Rabu (18/2).

Kegiatan ini menghadirkan Safa Alattas, Digital Marketing Expert dan Social Media Mentor, sebagai pembicara utama. Sekitar 60 peserta turut hadir dari berbagai daerah, mulai dari Lampung, Tasikmalaya, Bandung, Medan, hingga sejumlah kota lainnya.

Dalam sesi pemaparannya, Safa menekankan bahwa branding menjadi fondasi utama sebelum berbicara soal konten. Identitas brand, menurutnya, tidak hanya soal logo, tetapi juga konsistensi warna, tone komunikasi, serta visual yang mampu membangun kesan kuat di benak audiens. Ia juga menyoroti persoalan umum yang kerap dialami pelaku UMKM, seperti jumlah penayangan konten yang stagnan di angka ratusan. Hal tersebut biasanya dipengaruhi oleh strategi yang belum tepat, mulai dari pemilihan jam posting, kurangnya konten yang relatable dengan target pasar, hingga belum memanfaatkan momentum tren yang sedang berkembang.

“Kalau views masih mentok di 200, berarti ada yang perlu dievaluasi. Coba lihat lagi siapa target market-nya, kapan mereka aktif, dan apakah konten kita cukup dekat dengan keseharian mereka,” jelasnya.

Menjelang Ramadhan, Safa mengingatkan pentingnya perencanaan kampanye jauh sebelum momen puncak tiba. Ia mencontohkan pelaku usaha fesyen yang menargetkan penjualan busana Lebaran, namun sudah mulai merilis dan mempromosikan produknya sejak beberapa minggu sebelumnya agar brand lebih dulu tertanam di benak konsumen.

“Jangan tunggu orang cari, tapi buat mereka sudah notice duluan. Momentum seperti Ramadhan itu harus dipersiapkan dari sekarang,” tambahnya.

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Sejumlah peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman bisnis mereka. Salah satunya Aldi Sanpierro, pelaku usaha bengkel otomotif asal Tasikmalaya, yang menceritakan upayanya meng-upgrade bisnis melalui media sosial.
“Saya lagi coba mengembangkan branding bengkel supaya lebih profesional dan dipercaya anak muda. Selama ini promosi masih konvensional, jadi ingin tahu strategi konten yang tepat agar lebih dikenal secara digital,” ujar Aldi.

Diskusi tersebut mempertegas bahwa transformasi digital tidak hanya relevan bagi bisnis ritel atau fesyen, tetapi juga sektor jasa seperti bengkel otomotif. Selain strategi konten, dalam kesempatan itu juga diperkenalkan solusi digital lainnya bagi pelaku usaha maupun individu yang ingin terlibat sebagai agen promosi layanan digital melalui program SOBIZ (Sobat Indibiz). Program ini membuka peluang bagi masyarakat untuk menjadi affiliate resmi dan memperoleh komisi dari setiap referensi pelanggan.

Sejalan dengan dukungan terhadap UMKM menjelang Ramadhan, Indibiz juga menghadirkan promo Ramadhan Paket Bisnis dengan diskon hingga 11 persen dan kecepatan internet hingga 300 Mbps yang berlaku hingga 28 Februari 2026, guna memastikan konektivitas usaha tetap stabil di tengah meningkatnya aktivitas digital.

Yuk, hadirkan internet stabil untuk bisnis kamu juga!
Langganan sekarang via WhatsApp ke bit.ly/sapaindibiz, DM @indibizcare, atau telepon 1500250.
Atau kamu ingin jadi agen affiliate resmi melalui program SOBIZ (Sobat Indibiz)? Daftar aja langsung di sobiz.indibiz.co.id dan mulai dapatkan komisinya.

banner 1080x1080