Jakarta, infogeh.net – KPK mendesak kepolisian agar segera mengusut penyerangan terhadap dua orang pegawainya pada Sabtu (2/2) lalu. Wakil Ketua KPK Saut Situmorang berharap pelaku dapat segera ditangkap.
“Pidana umumnya tentu kita harap Polri melakukan upaya kasusnya segera ke tingkat penyidikan, biar Pak Polisi kerja dululah, rencana ketemu saksi korban hari ini,” ujar Saut Situmorang dilansir kumparan, Senin (4/2).
Dua pegawai KPK tersebut sebelumnya menjadi sasaran penyerangan pihak tak dikenal saat tengah mengawasi pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Papua tahun anggaran 2019 yang berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta. Akibatnya, mereka mendapat sejumlah luka sobek di wajah hingga retak pada tulang hidung.
Disinggung peluang menjerat pelaku dengan Pasal 21 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi, yakni dugaan pelanggaran pasal merintangi penyidikan, Saut mengaku akan mengkaji lebih lanjut.
“Nanti KPK pelajari lebih dahulu,” ujar Saut.
“Saya melihat ada upaya kerja sama yang baik dengan tim dari Polri dengan biro hukum KPK, ini prosesnya masih berjalan, doakan saja ini cepat bisa ditentukan siapa siapa saja yang terkait kasus penganiayaan tersebut,” imbuhnya.
Saat ini, kedua pegawai KPK tersebut telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani visum dan mendapatkan perawatan intensif.
“Dua Pegawai KPK yang bertugas tersebut mendapat tindakan yang tidak pantas dan dianiaya hingga menyebabkan kerusakan pada bagian tubuh. Meskipun telah diperlihatkan identitas KPK namun pemukulan tetap dilakukan terhadap pegawai KPK,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah.
Febri mengatakan, kedua pegawai itu berada di Hotel Borobudur karena sedang menjalankan tugas terkait pembahasan hasil review Kemendagri terhadap RAPBD Papua TA 2019 antara pihak pemerintah provinsi dan DPRD. Namun KPK tak merinci lebih lanjut pemantauan yang dimaksud.
“Pegawai KPK ditugaskan untuk melakukan pengecekan di lapangan terhadap informasi masyarakat tentang adanya indikasi korupsi,” kata Febri.
Meski keduanya sudah memperlihatkan identitas KPK, tetapi insiden pemukulan tetap terjadi. Peristiwa ini langsung ditangani Polda Metro Jaya.
sumber : Kumparan
















