Mahasiswa Pandeglang Bakar Ban-Rusak Kawat Berduri saat Demo Tolak BBM Naik

banner 728x90

infogeh.co, Banten – Mahasiswa dari beberapa kampus di Kabupaten Pandeglang yang tergabung dalam Forum BEM se-Pandeglang menggelar aksi demonstrasi tolak kenaikan harga BBM. Mahasiswa membakar ban hingga merusak kawat berduri yang dipasang oleh polisi.

“Kami menolak keras atas kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait kenaikan harga BBM,” kata salah satu mahasiswa bernama Badru Zaman dalam orasinya.

Mahasiswa menilai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah membebani masyarakat. Sebab, kata mahasiswa, kenaikan BBM berdampak pada masyarakat kecil.

“BBM naik rakyat kecil makin menjerit,” katanya.

Dalam demo ini mahasiswa tampak membakar ban di tengah jalan. Mereka juga melakukan teatrikal dengan menampilkan orang-orang diikat lehernya dengan tali, sebagai simbol penolakan kenaikan harga BBM.

Di antara mahasiswa juga tampak menginjak kawat berduri yang telah dipasang di lokasi untuk membatasi pendemo dengan gedung pemerintah.

Selain itu, mahasiswa juga menilai kenaikan harga BBM akan berdampak pada semua sektor. Seperti kebutuhan bahan pokok yang pasti sudah bakal naik.

“Kenaikan harga BBM akan menaikkan harga bahan pokok. Berpengaruh pada sektor pendidikan, kesehatan hingga pariwisata” katanya.

Secara tegas Badru mengatakan akan terus melakukan aksi demonstrasi jika tujuan dari mahasiswa belum bisa didengar oleh pemerintah.

“Aksi kami lanjutan, terus akan turun ke jalan selama harga BBM belum turun,” pungkasnya.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Detik.com

banner 1080x1080