infogeh.co, Jakarta – Pengendara mobil Pajero yang menabrak pesepeda dan mobil Alphard di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) masih menjalani perawatan di Tzu Chi Hospital. Meski begitu polisi telah melakukan pemeriksaan urine kepada pengendara mobil bernomor polisi B-2526-KB itu.
Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Utara, AKP Edi Wibowo, mengatakan hasilnya pelaku negatif dari pengaruh narkotika.
“Pengemudi Pajero masih di RS tidak sadarkan diri. Dari hasil tes urine negatif [zat adiktif],” kata Edi kepada kumparan, Minggu (3/7).
Sementara untuk kondisi pesepeda yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut, Edi mengatakan mengalami luka ringan.
“[Korban] luka ringan,” jelasnya.
Terkait penyebab kecelakaan, Edi belum bisa berbicara banyak. Ia mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan.
Kecelakaan itu terjadi di Jembatan Pantai Indah Kapuk (PIK) pada Sabtu (2/6) sore. Mobil Pajero putih bernomor polisi B-2526-KB menabrak pesepeda lalu menyerempet sejumlah kendaraan, salah satunya Alphard putih dengan nomor polisi AA-12-LI di depan SPBU seberang Tzu Chi Hospital.
Yogi, salah satu saksi mata mengungkapkan bahwa awalnya mobil Pajero tersebut menabrak pesepeda di Jembatan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Pajero itu melaju dari arah utara ke barat.
Setelah menabrak seorang pesepeda, pengendara itu tetap melaju kencang dan menabrak lampu jalan yang tidak jauh dari Jembatan PIK.
Tiang lampu yang ditabrak itu kemudian tersangkut di bagian depan Pajero tersebut. Meski tiang lampu lalu lintas menancap di kap depan mobil, sopir Pajero tersebut tetap menancap gasnya. Akibatnya, Pajero putih itu menyerempet sejumlah kendaraan.
Usai menabrak Alphard, pelaku langsung tak sadarkan diri. Kondisi mobil yang ia kemudikan pun hancur di bagian depan.
Salah satu petugas kepolisian yang ada di lokasi tidak sempat menjelaskan secara detail soal kronologinya. Ia masih fokus melakukan penanganan.
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com














