Ngeri! Pegawai RSUD Lampung Tewas Di Dalam Plastik Yang Diikat

banner 728x90

infogeh.net, Bandar Lampung – Warga Kota Bandar Lampung dikejutkan dengan kabar duka kabar duka berbalut dugaan kriminal yang datang dari RSUD A Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung. Dari informasi yang beredar, pegawai RSUD A Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung, Suaidi Maulana, ditemukan tewas bersimbah darah di ruang laundry, pada senin (22/3/2021).

Jasad korban kali pertama ditemukan Rajudin, salah satu Office Boy RSUD A Dadi Tjokrodipo, bersama rekan rekannya heran melihat ruangan laundry terkunci dari dalam sejak pukul 06.30 WIB. “Dia emang kerja di sini, dan tinggalnya di sini. Kami cek kok ditutup, jadi saya sama kawan-kawan coba ngintip terus ngedongkel supaya bisa kebuka,” ujar Rajudin.

Saat pintu terbuka, mereka melihat korban dalam posisi terbungkus selimut. Kemudian tangan Suaidi terlihat dari luar selimut. Setelah diperiksa, terlihat cucuran darah dan plastik berwarna kuning yang membungkus korban. “Karena enggak berani, kami langsung lapor Satpol PP,” katanya.

Baca Juga Yuk :  Tarung uang ❌ Tarung pikiran ✅

Jasad pria asal Gisting, Tanggamus yang Petugas di Bidang Instalasi, dan Sanitasi RS Daerah itu berada di dalam bungkus selimut dan plastik kuning yang diikat.

Informasi di Rumah Sakit menyebutkan korban bekerja sebagai pegawai instalasi dan sanitasi. Selain itu korban juga berjualan makanan ringan di rumah sakit. Korban kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan visum dan otopsi. Rencananya korban yang tinggal di Tanjung Gading Bandar Lampung ini, langsung dibawa ke Tanggamus.

Baca Juga Yuk :  Tarung uang ❌ Tarung pikiran ✅

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana mengatakan, dari pengecekan ditemukan beberapa lubang luka tusukan, dan terbungkus dalam plastik kuning tersebut. Informasi lain menyebutkan korban ini terakhir dilihat temannya pada malam Minggu. Selama ini dia tidak ada masalah sama sekali, bahkan dia tidak ada riwayat penyakit yang berat apapun.

Polisi masih melakukan pendalaman, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, mencari alat yang digunakan, hingga menunggu hasil visum ataupun autopsi di RS Bhayangkara Polda Lampung. “Masih kita dalami apakah unsurnya pembunuhan murni atau unsur lainnya (disertai pencurian),” kata Resky di RS A. Dadi Tjokrodipo.

banner 1080x1080