infogeh.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengubah beberapa bagian dari debat kedua Pilpres 2019. Salah satunya format debat di mana akan ada segmen kedua calon presiden akan melakukan “debat bebas”.
Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan segmen debat bebas diberikan pada segmen keempat. Jumlah segmen pada debat kedua Pilpres ini tetap sama dengan debat pertama, yakni enam segmen. Menurut Wahyu, pada debat bebas tersebut, pasangan calon diberi kesempatan untuk bebas beragumentasi.
“Jadi, segmen debat bebas ini nanti lebih dinamis sebab pertanyaan-pertanyaannya kan antarkandidat,” ujar Wahyu di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (31/1).
Pada segmen itu, rencananya masing-masing capres bisa saling bertanya dan saling memberikan jawaban. Kemudian, masing-masing jawaban bisa ditanggapi oleh keduanya. Hal ini dilakukan agar bisa mengekaploratif.
“Lebih memungkinkan untuk mengeksplorasi, ibaratnya mengeluarkan strategi-strategi terbaik untuk menanyakan sesuatu kemudian mempersiapkan diri untuk menjelaskan dalam respon itu,” ungkap Wahyu.
Wahyu mengatakan perubahan format di segmen keempat tersebut bisa berdampak pembagian waktu berbeda antara segmen. Namun, perubahan waktu tersebut tidak otomatis akan menambah durasi waktu debat yang rencananya tetap 90 menit.
“Pengertian waktu ditambah kan belum tentu durasinya ditambah. Durasi tetap bisa ajek 90 menit. Hanya saja pengaturan per sesi debat itu yang bisa saja ditambah,” jelas Wahyu.
Sebelum, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan kedua capres pada saat debat bebas tidak dibatasi oleh waktu dalam beragumentasi. Namun, kata Arief, moderator harus menjaga keberimbangan waktu antara kedua capres dalam bertanya dan berargumentasi.
“Di segmen 4 misalnya ditentukan 15 menit ya sudah nanti moderator mengatur supaya ada keberimbangan antara dua kandidat. Misalnya sudah kelihatan dua menit menjawab dipersilakan yang lain komentari. Dua menit bergantian lagi, tetapi kalau satu menit sudah, langsung bisa pindah. Pokoknya 15 menit itu diupayakan masing-masing paslon mendapatkan durasi berimbang,” terang Arief.
Tema pada segmen debat bebas ini, kata Arief, tetap menyangkutkan tema umum debat, yakni energi dan pangan, SDA, dan lingkungan hidup serta infrastruktur. Pertanyaannya juga, menurut Arief, tetap berasal dari panelis debat, namun kemungkinan bukan dalam bentuk pertanyaan, tetapi tanggapan atas video yang disiapkan panelis.
“Tapi keempat nanti bukan dalam bentuk pertanyaan, nanti kita putar film pendek, satu-dua menit nanti kami persilakan masing-masing menilai bagaimana solusinya. Itu ada di segmen 4. Nanti kita bikin lebih menarik debatnya,” ungkap Arief.
Menurut Arief, peran moderator di segmen keempat akan menjadi penting sehingga diharapkan moderatornya lebih luwes dan dinamis. Moderator diizinkan memandu silang pendapat sebagaima acara talk show yang tidak pasif.
“Iya moderator mengambil peran signifikan untuk mengatur jalannya debat, lebih nggak kaku, dua menit ngomong, nggak begitu,” pungkas Arief.
Sebagaimana diketahui, debat kedua pilpres dijadwalkan akan digelar di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat pada Ahad, 17 Februari mendatang. Debat kedua nanti merupakan debat antarcapres, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto.
Dalam debat kedua, ada sejumlah tema yang akan dibahas yakni energi dan pangan, SDA dan lingkungan hidup, serta infrastruktur. Dua moderator, yakni Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki akan memandu jalannya debat tersebut.
















