infogeh.co, Aceh – Satresnarkoba Polres Gayo mengamankan sebanyak 175 kilogram ganja siap edar di kawasan jalan Blangkejeren-Pining, Aceh, Sabtu (23/7). Petugas turut menangkap dua orang pelaku, tapi satu di antaranya tewas saat berusaha kabur.
Kasat Resnarkoba Polres Gayo Lues, AKP Darli mengatakan, dua pelaku yang membawa barang bukti tersebut ialah J (23) dan S (45). Keduanya merupakan warga Kutacane, Aceh Tenggara.
“Kami berhasil menggagalkan upaya peredaran ganja seberat 175 kilogram dini hari tadi,” kata Darli.
Darli menjelaskan, penangkapan itu berawal dari informasi warga bahwa pada Jumat (22/7) sekitar pukul 22.00 WIB, adanya sebuah mobil yang diduga mengangkut ganja.
Tim Sat Resnarkoba kemudian langsung melakukan penyelidikan dengan cara melakukan razia tertutup di Jalan Blangkejeren-Pining, tepatnya di simpang Jalan Desa Uring, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues.
Sekitar pukul 01.00 WIB, kata Darli, petugas melihat adanya satu unit mobil L300 warna putih namun saat hendak diberhentikan, mobil tersebut langsung menerobos tanpa menghiraukan petugas.
“Mereka mencoba melarikan diri, personel Satresnarkoba lalu melakukan pengejaran dan tepat di Jalan Lintas Blangkejeren-Pining, mobil itu berhenti di samping sebuah rumah kosong. Saat dilakukan pengecekan, ditemukan narkotika jenis ganja sebanyak 7 karung dengan berat sekitar 175 kilogram yang disimpan dibagian belakang mobil,” tutur Darli.
Dari pengejaran itu, petugas ikut menangkap seorang pria yang masih berada di dalam mobil yaitu J, sementara rekannya S melarikan diri ke arah jurang.
Petugas berusaha mencari S dengan melakukan penyisiran di sekitar area tempat mobil berhenti.
“S lalu ditemukan sudah terkapar di pinggir jalan, diduga akibat terjatuh dari tebing saat mencoba melarikan diri,” ujarnya.
Pelaku J kemudian langsung di bawa ke Polres Gayo Lues untuk pemeriksaan lebih lanjut, sedangkan S langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Kota Blangkejeren untuk mendapat perawatan lebih intensif.
“Setelah ditangani oleh pihak rumah sakit, sekitar pukul 07.50 WIB dikabarkan kalau S sudah meninggal dunia. Menurut pihak RS, S meninggal akibat luka yang dialaminya,” pungkas Darli.
Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com








