infogeh.net, Lampung – Sebanyak 55.952 orang dengan 28.443 kendaraan memasuki Lampung dari Pelabuhan Merak menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni sejak Sabtu hingga Minggu sore, 19-20 Desember 2020.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat trafik penumpang dan kendaraan jelang libur Nataru 2020/2021 mengalami lonjakan sejak Sabtu dini hari, 19 Desember 2020.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, trafik penumpang dan kendaraan dari Merak ke Bakauheni akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada Selasa – Rabu, 22-23 Desember 2020. Sedangkan puncak arus balik Tahun Baru 2021 diperkirakan terjadi pada Sabtu-Minggu, 2-3 Januari 2021.
“Pergerakan penumpang dan kendaraan dari Jawa ke Sumatera melonjak. Untuk itu, kami harapkan kerja sama dari pengguna jasa untuk lebih well prepared. Pastikan telah mereservasi tiket online via Ferizy, dan patuhi protokol kesehatan,” kata Shelvy Arifin, Minggu malam, 20 Desember 2021.
Data Posko Merak 24 jam pada Sabtu, 19 Desember 2020 pukul 08.00 hingga Minggu, 20 Desember 2020 pukul 08.00 mencatat, jumlah total penumpang yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera sebanyak 40 ribu orang atau naik 16,5 persen dibandingkan periode sama tahun 2019 sebanyak 34 ribu orang.
Diikuti kendaraan roda dua sebanyak 936 unit atau naik 40,4 persen bila dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 673 unit. Lalu kendaraan pribadi (R4) sebanyak 5.812 unit atau naik 59 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 3.600 unit kendaraan.
Sebaliknya, data Posko Bakauheni, Sabtu, 19 Desember 2020 pukul 08.00 hingga Minggu, 20 Desember 2020, pukul 20.00 WIB, jumlah total penumpang yang menyeberang dari Bakauheni menuju Merak berjumlah 44.074 orang atau turun 15 persen dibandingkan periode sama tahun 2019 sebanyak 29.400 orang.
Diikuti kendaraan roda dua sebanyak 1.330 unit atau naik 33 persen dibandingkan dengan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 1.233 unit. Lalu jumlah total kendaraan tercatat sebanyak 10.651 unit kendaraan atau turun 7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 11.100 unit.
ASDP juga terus mengingatkan seluruh pengguna jasa tetap patuh dalam penerapan protokol kesehatan saat berada di terminal pelabuhan, maupun saat berada di kapal.
“Dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan diri sendiri dan penumpang lainnya, maka wajib memakai masker, menjaga jarak fisik serta rajin mencuci tangan dengan air dan sabun, atau gunakan hand sanitizer. Protokol ini wajib dilaksanakan oleh seluruh pengguna jasa maupun seluruh petugas di lapangan,” ujar Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin.
Berita dan informasi ini sudah diterbitkan terlebih dahulu dihalaman resmi Lampost
















