Di Duga Skripsi, Mahasiswa Gantung Diri

banner 728x90

Infogeh.net – Seorang mahasiswa tingkat akhir Universitas Padjadjaran (Unpad) ditemukan tewas tergantung di kamar indekosnya, di Wisma Totalindo, Gang Dahlia 1, Dusun Caringin, RT 01 RW 13, Dusun Sayang, Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan, korban berinisial RWP (24), mahasiswa semeter 13 Fakultas Kelautan dan Perikanan Unpad ditemukan tergantung di kamar indekosnya oleh pacarnya yang juga berinisial CCB.

“Korban ditemukan pertama kali oleh saksi atas nama CCB yang merupakan pacar korban, mau mengantar makanan pada hari Senin, 24 Desember 2018 sekitar pukul 06.00 WIB,” kata Hartoyo.

Setelah sampai di lokasi, kata Hartoyo, saksi mencium bau tidak sedap di dalam kamar. Kondisi kamar saat itu terkunci dari dalam.

“Lalu saksi memberitahukan kepada saksi lainnya atas nama RZ, berinisiatif membuka pintu tersebut dan ditemukan korban dalam keadaan tergantung di jendela kamarnya, lalu saksi RZ melaporkan ke Polsek Jatinangor,” kata Hartoyo.

Menurut penuturan Hartoyo, pacar korban terakhir kali berkomunikasi sekitar hari Jumat, 21 Desember 2018. Berdasarkan keterangan dari pacar korban, kata Hartoyo, RWP sering mengeluhkan masalah keuangan, keluarga dan skripsinya yang tak kunjung selesai.

“Untuk sementara korban di bawa ke Rumah Sakit Sartika Asih sambil menunggu pihak Keluarga. Sementara Saksi-saksi masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian,” ujar Hartoyo.

Kasus RWP menambah daftar panjang perkara bunuh diri yang terjadi di Jatinangor. Sebelumnya, pada 17 Desember 2018, mahasiswa jurusan Fakultas Ilmu Budaya Unpad berinisial MB (23) ditemukan bunuh diri di rumahnya yang terletak di Perumahan Puri Indah, Jatinangor, Sumedang.

Anda bisa mencari bantuan jika mengetahui sahabat atau kerabat, termasuk diri Anda sendiri, punya kecenderungan bunuh diri.

Informasi terkait depresi dan isu kesehatan mental lain bisa Anda dapatkan via hotline bunuh diri yang dikelola Kementerian Kesehatan RI. Silakan hubungi di 500-454. Anda juga bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri di email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293.

 

 

 

Source: kumparan.com

banner 1080x1080