
Infogeh.net, (Nasional) – Video Pidato politik Capres Prabowo beredar luas di media sosial. Pidato politik itu disampaikan dalam rangka peresmian posko kemenangan di boyolali jawa tengah.
Sebagaimana di lansir dari regional.kompas.com Juru Bicara (jubir) Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Provinsi Jateng, Sriyanto Saputro dalam konferensi pers di Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/11/2018) mengatakan “Video yang viral di medsos sudah dipotong”. Ia juga menerangka “Kalau mendengarnya, membacanya video itu secara utuh, melihatnya secara utuh tentu persepsinya tidak seperti itu,” kata jubir satu ini.
Namun, akibat adanya oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga menyetir opini publik ke arah negatif dari video yang beredar tersebut, banyak masyarakat yang terprovokasi sampai mereka turun ke jalan dan mengecam pidato politik tersebut. Bahkan mereka menuntut agat prabowo meminta maaf kepada masyarakat boyolali.

Sebelumnya, potongan video tersebut dapat dilihat melalui akun instagram @kumparan berikut cuplikan potongan video viral tersebut
https://www.instagram.com/p/Bptmm_Bl-oK/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=c0wjb7trrwwu
yang pada pokonya merupakan suatu guyonana tentang kesenjangan ekonomi yang terjadi di Indonesia.
Dalam pidato itu, Prabowo sedang berbicara mengenai belum meratanya kesejahteraan ekonomi di Indonesia. Ia memberi perumpamaan orang Boyolali yang belum pernah masuk hotel mahal.
–
“Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang-tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini. Betul?” kata Prabowo kepada para pendukungnya
Dalam video tersebut tidak ada intonasi bahasa yang bersifat menghina, mengejek atau bahkan menjelek-jelek kan masyarakat tertentu dan Pidato politik itu disampaikan di hadapan semua pendukung prabowo-sandi di boyolali, jawa tengah.
















