KAMMI Bandar Lampung : Hari Tani, Pemerintah Harus Serius Soal Petani

banner 728x90

infogeh.net, Bandar Lampung – Pertanian masih menjadi sektor yang sangat penting dalam keberlangsungan masyarakat Indonesia. Hal ini harusnya menjadi perhatian serius pemerintah.

Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Bandar Lampung melihat bahwa pemerintah saat ini belum serius dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

Sofwan Zulfikar Ketua PD KAMMI Bandar Lampung Bidang Kebijakan Publik mengatakan bahwa ketidak seriusan itu bisa di lihat dari inpor pangan dan kebikakan kebikan lain yang di nilai masih merugikan para petani lokal.

Kondisi terakhir terlihat dari tidak harmonisnya hubungan antara Kemendag dan Bolug soal inpor beras. Bolug mengatakakan bahwa stok beras nasional sebesar 1,86 juta ton dan itu sudah cukup sampai dengan juni 2019.

Sementara itu Menteri Perdagngan seolah acuh terhadap hal tersbut dan memaksakan inpor beras, padahal tidak di butuhkan. Ini menandakan kurangnya kordinasi antar lini di pemerintahan yang efeknya adalah kerugian petani kita.

” Impor yang tidak sesuai dengan kebutuhan tentu sangat merugikan petani kita, karena mereka sudah susah payah tapi negara seolah olah tidak menghargai hal tersebut” ujar sofwan.

Sementara itu menurut Beni Afifudin selaku Ketua Umum PD KAMMI Bandar Lampung mengatakan Petani merupakan entitas penting dalam berbangsa Dan bernegara.

Sebagian besar kebutuhan pokok rakyat terpenuhi dengan adanya petani. Mirisnya nasib petani Tak terlalu di pandang penting oleh kebanyakan pemangku kepentingan”.

Beni menambahkaan bertepatan pada hari tani nasional 24 september ini, kami meminta pemerintah harus lebih serius. Hal hal perbebatan antar lembaga itu membuat kerja pemrintah tidak efektif dan buang buang energi. Harusnya lebih bisa di komunikasikan untuk kepentingan petani kita.

banner 1080x1080