infogeh.net, VAKSIN – Indonesia kembali kedatangan vaksin untuk mempercepat vaksinasi untuk masyarakat, kali ini vaksin asal perusahaan farmasi AstraZeneca dengan jumlah 1.113.600 vaksin jadi dengan total 4,1 ton.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) vaksin ini telah ditinjau oleh European Medicines Agency (EMA) dan memenuhi kriteria WHO untuk pertimbangan SAGE.
EMA telah menilai secara menyeluruh data tentang kualitas, keamanan, dan kemanjuran vaksin dan merekomendasikan pemberian izin pemasaran bersyarat untuk orang yang berusia 18 tahun ke atas.
Dirangkum Limapagi dari laman gov.uk, setiap vaksin memang memiliki efek samping termasuk AstraZeneca, tetapi tak semua orang akan merasakan efek samping tersebut.
Berikut beberapa efek samping yang wajib kamu ketahui.
Pertama, sangat umum beberapa orang dikatakan akan mengalami nyeri saat titik suntiknya ditekan, nyeri terasa hangat, gatal atau memar di area suntikan. Selain itu dapat membuat seseorang mengalami menggigil, demam hingga sakit kepala.
Gejala lain yang akan terjadi antara lain seperti bengkak atau kemerahan, benjolan ditempat suntikan, diare gejala mirip flu, batuk, pilek hingga radang tenggorokan.
Tak hanya gejala di atas, beberapa gejala yang jarang muncul seperti nafsu makan menurun, sakit perut, pembengkakkan kelenjar getah bening, keringat berlebih hingga kulit gatal.
Perlu kamu ketahui setiap seseorang yang ingin melakukan vaksinasi terlebih dahulu akan dilakukan screening, dan gejala yang muncul di atas tidak selalu diderita oleh semua orang dan kategorinya termasuk ringan sampai sedang.
Kedatangan jenis vakin ini membuat harapan baru agar vaksinasi di Indonesia berjalan lancar, dan berhasil melawan pandemi Covid-19.
















