Lampung, infogeh.net – Puluhan ekor ayam milik warga Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung mati mendadak. Warga menduga kematian akibat diserang virus H5 N1 atau flu burung.
Demi mencegah penyebaran virus flu burung, warga mengubur bangkai ayam yang mati di areal perkebunan dengan peralatan seadanya. Kejadian matinya ayam milik warga secara mendadak ini sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Setiap hari, dua sampai tiga ekor ayam mati mendadak dengan mulut terdapat cairan, serta berbau busuk.
“Dalam tiga hari ini sudah tiga ekor (mati). Kejadian sudah seminggu ini,” ujar warga Campang Jaya, Sarina diliansir BeritaSatu, Selasa (5/2).
Menurut warga, kasus kematian mendadak ayam peliharaan mereka baru kali ini terjadi. Warga berharap pemerintah dan instansi terkait menyelidiki kasus kematian ayam mendadak dan melakukan pencegahan agar tidak meluas.
















